CV Blang Raya Kupula Diduga Salurkan Pupuk Bersubsidi pada Kios Pengecer Fiktif

·
CV Blang Raya Kupula Diduga Salurkan Pupuk Bersubsidi pada Kios Pengecer Fiktif
Kantor CV Blang Raya Kupula, di Gampong Lampoh Lada, Kecamatan Pidie, Pidie. (sinarpidie.co/ Candra Saymima).

Direktur CV Blang Raya Kupula Nurdin Ahmad diduga membentuk kios pengecer pupuk bersubsidi, UD Teupin Raya, yang beralamat di Gampong Daka, Kecamatan Grong-Grong, Pidie. Kios tersebut diduga hanya kedok agar bisa menyelewengkan pupuk bersubsidi.

sinarpidie.co--CV Blang Raya Kupula, salah satu distributor pupuk bersubsidi di Pidie, diduga membentuk kios pengecer fiktif yang tidak menyalurkan pupuk bersubsidi di Kecamatan Grong-Grong, Pidie. Kios pengecer yang diduga fiktif tersebut ialah UD Teupin Raya.

Di Kecamatan Grong-Grong, CV Blang Raya Kupula menyalurkan pupuk bersubsidi pada tiga kios pengecer, yakni UD Mustika Tani, UD Teupin Raya, dan UD Sepakat Tani.

Berdasarkan dokumen rekapitulasi pembagian RDKK untuk pupuk bersubsidi di Kecamatan Grong-Grong dengan CV Blang Raya Kupula sebagai distributor, tertera bahwa UD Teupin Raya menyalurkan pupuk bersubsidi pada lima gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan 12 kelompok tani (Poktan) di Gampong Baroh, Teungeh Beureuleung, Mee Beureuleung, Karieng, dan Paya, Kecamatan Grong-Grong, Pidie.

Ketua Kelompok Tani Rukun Tani Munawiyah Umar mengatakan pihaknya tidak pernah mengambil atau menebus pupuk di UD Teupin Raya. “Belum pernah kita dengar nama UD Teupin Raya,” kata dia, Senin, 24 Februari 2020.

Hal yang sama dikatakan Ketua Kelompok Tani Teungoh Jaya I, Irwan Ibrahim. “Saya tidak tahu di mana UD Teupin Raya. Belum pernah saya ambil pupuk sekali pun pada kios itu,” kata Irwan Ibrahim, Senin, 24 Februari 2020.

Direktur CV Blang Raya Nurdin Ahmad membantah bahwa dirinya membentuk kios pengecer pupuk bersubsidi fiktif—UD Teupin Raya—yang dipimpin oleh istrinya, Yusnaini. “Kios pengecer UD Teupin Raya di jalan ke Reubee di Grong-Grong. Kios di situ bulan Januari 2020. Sebelumnya di jalan Batee. Yang di jalan Batee itu gudang. Kios tersebut ada menyalurkan pupuk subsidi,” kata Nurdin Ahmad.

Kata Nurdin lagi, kini UD Teupin Raya tak lagi dipimpin oleh istrinya, Yusnaini. “Sudah dialihkan kepada pihak lain,” tutup Nurdin.

Pada 2019, CV Blang Raya Kupula menyalurkan 27 ton pupuk NPK bersubsidi, 12 ton ZA bersubsidi, 8 ton SP 36 bersubsidi, 8 ton pupuk organik bersubsidi, pada UD Teupin Raya.

sinarpidie.co menelusuri keberadaan kios pengecer UD Teupin Raya di Gampong Daka, Kecamatan Grong-Grong. Kios pupuk tersebut tidak memiliki plang nama. “Kios tersebut menimbun pupuk di dalamnya. Tapi belum pernah buka untuk jual beli pupuk,” kata salah seorang warga yang ditemui sinarpidie.co di lokasi tersebut, yang identitasnya enggan dituliskan, Senin, 24 Februari 2020.

Kios pengecer UD Teupin Raya di Gampong Daka, Kecamatan Grong-Grong, Pidie, yang diduga menimbun pupuk bersubsidi. Kios ini tidak memiliki plang nama. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

Sebelumnya, kios UD Teupin Raya beralamat di Gampong Grong-Grong, Kecamatan Grong-Grong, Pidie. Informasi yang dihimpun sinarpidie.co, ruko satu pintu tersebut sebelumnya merupakan gudang pupuk yang kini telah habis masa sewa.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Zulfikar Ismail, mengatakan kewenangan Dinas Pertanian dan Pangan Pidie hanya pada verifikasi rencana definitif kebutuhan kelompok atau e-RDKK dan penyaluran pupuk. “Untuk penunjukkan kios pengecer itu kewenangan distributor,” kata dia, Senin, 24 Februari 2020. []

Loading...