BUMG Simpan Pinjam di Pidie Stagnan

·
BUMG Simpan Pinjam di Pidie Stagnan
Sumber ilustrasi: lampost.co.

sinarpidie.co--530 Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di Pidie stagnan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie menyimpulkan salah satu penyebab 530 BUMG di Pidie tidak beroperasi dengan optimal karena lemahnya sumber daya manusia (SDM) para pengurus dalam mengelola usaha gampong tersebut.

“Kita menginginkan BUMG yang tidak aktif tersebut bisa segera dilakukan pembenahan,” kata Kepala Dinas DPMG Pidie Drs Samsul Azhar, melalui Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat Gampong, Nurhanisah SIP MM, di Sigli, Rabu, 5 Febuari 2020.

Umumnya, sebut Nurhanisah SIP MM, 530 BUMG tersebut bergerak pada usaha simpan pinjam. Tidak transparannya pengelolaan BUMG, dengan unit usaha simpan pinjam tersebut, menjadi persoalan antara keuchik, para pengurus BUMG, dan masyarakat gampong.

“BUMG tidak aktif itu maksudnya tidak bergerak. Nominal uangnya segitu-gitu saja. Tidak ada penambahan seperak pun dari tahun ke tahun. Masak setiap tahun 20 juta,” kata Nurhanisah. “Mereka berpikir BUMG itu merupakan tempat bagi-bagi uang. Setelah ambil uang tidak mau bayar lagi. Seharusnya ada banyak potensi di gampong yang bisa dikembangkan melalui BUMG.”

Menurut Nurhanisah,  pihaknya akan melakukan langkah pembinaan terhadap 530 BUMG yang tidak aktif tersebut dengan cara melakukan pembenahan BUMG dan melakukan peningkatan kapasitas para pengurus BUMG. “DPMG Pidie setiap tahun mengirimkan 10 pengurus BUMG untuk dibekali materi tentang BUMG di Banda Aceh,” tutupnya. []

Komentar

Loading...