BPBD Pidie Petakan Kecamatan Rawan Bencana di Musim Penghujan, Ini Sebarannya

·
BPBD Pidie Petakan Kecamatan Rawan Bencana di Musim Penghujan, Ini Sebarannya
Alih fungsi lahan pertanian di Gampong Blang Galang, Kecamatan Pidie. Dok. sinarpidie.co.

Banjir luapan yang terjadi di Kecamatan Pidie disebabkan oleh pembangunan ruko-ruko yang semrawut tanpa disertai saluran pembuang yang baik.

sinarpidie.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie memetakan sejumlah kecamatan di Pidie yang berpotensi terdampak banjir dan tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi pada Desember 2020 ini.

Kepala BPBD Pidie, Ir Dewan Ansari, mengatakan banjir dan longsor berpotensi terjadi di Kecamatan Geumpang, Mane dan Tangse. Sementara, Kecamatan Pidie, Sakti dan Kembang Tanjong berpotensi terdampak banjir. “Di wilayah pegunungan seperti Geumpang, Mane dan Tangse, potensi bencananya lebih rawan dibandingkan dengan wilayah lain, sebab selain luapan sungai, di sana  juga berpotensi terjadi tanah longsor dan banjir bandang,” kata Ir Dewan Ansari, Senin, 7 Desember 2020.

Menurut Dewan Ansari, banjir luapan yang terjadi di Kecamatan Pidie disebabkan oleh pembangunan ruko-ruko yang semrawut tanpa disertai saluran pembuang yang baik. 

Baca juga:

“Penyebab lainnya terjadi banjir luapan karena sungai yang dangkal. Saya menyarankan agar sejumlah sungai yang dangkal segera dilakukan normalisasi,” kata dia lagi.

Dewan Ansari menghimbau, bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan di wilayah pegunungan agar selalu wasapada terhadap luapan air sungai dan tanah longsor. []

Loading...