Bocah Laki-Laki 2,5 Tahun di Kembang Tanjong Dikabarkan Hilang dan Diduga Terseret Arus Sungai

·
Bocah Laki-Laki 2,5 Tahun di Kembang Tanjong Dikabarkan Hilang dan Diduga Terseret Arus Sungai
Warga melakukan upaya pencarian terhadap Asta, 2,5 tahun, yang dilaporkan hilang dan diduga jatuh serta terseret arus sungai saat sedang bermain di rumah neneknya di Gampong Meunasah Kupula, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Rabu, 29 April 2020 sekira pukul 09.00 WIB. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co- Seorang bocah laki-laki, Asta, 2,5 tahun, dilaporkan hilang dan diduga jatuh serta terseret arus sungai saat sedang bermain di rumah neneknya di Gampong Meunasah Kupula, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Rabu, 29 April 2020 sekira pukul 09.00 WIB.

Keuchik Gampong Meunasah Kupula Fadil Attailah mengatakan. “Setahu saya, bocah itu pergi bermain ke rumah neneknya yang tidak jauh dari sungai. Rumah orangtuanya di gampong tetangga, Gampong Meunasah Jareng. Tiba-tiba bocah tersebut hilang tanpa ada yang melihatnya, diduga jatuh ke sungai."

Warga setempat, kata Fadil, sedang berupaya melakukan pencarian di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tiro hingga ke Kuala ie Leubeu. “Rencananya warga akan melakukan penyisiran ke sungai, tapi karena kondisi hujan lebat, rencana penyisiran ke sungai ditunda dulu sampai hujan reda,” sebutnya.

Plt Camat Kembang Tanjong Zubir SE mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie untuk melakukan pencarian bocah tersebut.

“Katanya, BPBD sudah berkoordinasi dengan Tim SAR Banda Aceh, dan saat ini sedang menunggu kedatangan tim SAR Banda Aceh untuk membantu pencarian ke dalam sungai,” kata Zubir.

Kepala BPBD Pidie Dewan Ansari mengatakan saat ini tim SAR Banda Aceh sedang dalam perjalanan. "Tim SAR Banda Aceh sedang dalam perjalanan menuju ke Sigli," kata Dewan Ansari, Rabu, 29 April 2020. []

Loading...