BNPB Arahkan Pemkab Pidie Tangani Kerusakan Fasilitas Umum Akibat Banjir Bandang di Tangse

·
BNPB Arahkan Pemkab Pidie Tangani Kerusakan Fasilitas Umum Akibat Banjir Bandang di Tangse
Tanggul pengaman tebing sungai Pucok Krueng Tangse di Gampong PeunaIom I, Gampong Peunalom II dan Gampong Layan, Kecamatan Tangse, Pidie, jebol diterjang arus sungai tersebut Minggu, 28 Maret 2021 lalu.

sinarpidie.co - Banjir bandang akibat meluapnya aliran sungai Pucok Krueng Minggu, 28 Maret 2021 lalu, di tiga gampong di Kecamatan Tangse, Pidie, merusak fasilitas umum, seperti pengaman tebing sungai dan jalan umum.

Fasilitas-fasilitas yang rusak akibat banjir tersebut belum ditangani secara permanen. Keuchik Gampong Layan, Kecamatan Tangse, Pidie, Tarmizi, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie segera menangani 75 meter pengaman tebing sungai yang patah, 50 meter jalan yang nyaris putus tergerus air, dan 50 meter pengaman tebing sungai yang jebol.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, kata Tarmizi lagi, telah menangani sejumlah fasilitas yang rusak secara darurat. "Penanganan darurat yang dilakukan BPBD Pidie hanya berupa penimbunan saja. Kami berharap sejumlah fasilitas umum yang rusak itu segera ditangani secara permanen,” kata Tarmizi, Rabu, 15 September 2021.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pidie, Ir Dewan Ansari, mengatakan pihaknya telah melaporkan sejumlah kerusakan fasilitas umum di Gampong PeunaIom I, Gampong Peunalom II, dan Gampong Layan, Kecamatan Tangse, ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, kata Dewan Ansari, karena tingkat kerusakan tersebut dalam skala kecil, BNPB mengarahkan penanganan tersebut ditangani oleh Pemkab Pidie. “Kalau sudah diserahkan ke daerah itu menjadi wewenang Dinas PUPR yang menanganinya,” kata Ir Dewan Ansari, Rabu, 15 September 2021. []

Loading...