Berkas Perkara Kasus Narkoba yang Masuk ke Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Meningkat

·
Berkas Perkara Kasus Narkoba yang Masuk ke Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Meningkat
Kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Sigli Senin, 3 Juni 2019. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co –Berkas perkara kasus narkoba yang masuk ke Kejaksaan Negeri Pidie Jaya pada 2019 meningkat dibandingkan periode tahun sebelumnya. Pada 2018, berkas perkara kasus narkoba yang masuk ke Kejari Pidie Jaya ialah 58 perkara dan pada 2019 naik menjadi 72 perkara. "Dari 72 perkara itu, ada juga yang ditangkap Desember 2018 tapi ditangani dan sudah berkekuatan hukum tetap pada tahun 2019," kata Kasi Pidum pada Kejari Pijay, Aulia, pada sinarpidie.co, Jumat, 24 januari 2020.

Sementara itu, berkas perkara untuk kasus yang menjerat tiga tersangka,  yakni AS, MY dan R, bersama barang bukti 24,9 kg sabu, masih dalam proses penyusunan surat dakwaan. “Rencananya kalau sudah siap, pekan depan akan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Meureudu," kata Aulia.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 serta Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. "Kalau ancaman hukuman tertinggi, yaitu hukuman mati. Namun untuk hukumannya, berdasarkan fakta persidangan nanti," jelas Aulia.

Baca juga:

Sebelumnya, pada 12 Oktober 2019, Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk ketiga tersangka. Ketiganya diduga terlibat dalam peredaran sabu dalam jumlah besar di mana jaringan kerja mereka berbentuk piramida: Malaysia, Aceh Utara dan Pidie Jaya. Selain tiga tersangka tersebut, seorang lainnya—Amir—masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tiga tersangka—AS, MY, dan R—saat ini sudah mendekam di Rumah Tahan (Rutan) Kelas  III B Sigli. []

Komentar

Loading...