Belanja Hibah untuk KNPI Pidie belum Terealisasi

·
Belanja Hibah untuk KNPI Pidie belum Terealisasi
Diskusi publik "Perdamaian Sebagai Landasan Membangun Aceh”, yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pidie di Oproom Setdakab Pidie. Kamis, 28 November 2019 lalu. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co-Belanja hibah barang atau jasa pada Disparbudpora Pidie pada tahun anggaran 2020 senilai Rp 339.875.000 di antaranya digelontorkan untuk pembangunan Gedung Pemuda/Insan Cita di Gampong Cot Teungoh, Kecamatan Pidie, Rp 178.629.750.

Di samping biaya pembangunan, biaya perencanaan gedung tersebut ialah  Rp 5.762.250, dan biaya pengawasan gedung tersebut Rp  7.683.000.

Selanjutnya, kegiatan diskusi kepemudaan, politik dan kewirausahaan, yang digelar sebanyak dua kali anggaranya Rp 78.800.000 atau per kegiatan Rp 39.400.000.

Lalu, anggaran untuk musyawarah daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Rp 34.000.000 dan kegiatan kepemudaan Rp 35.000.000.

Tak berhenti pada belanja hibah tersebut, anggaran serupa juga digelontorkan untuk pendidikan dan pelatihan dasar kepemimpinan senilai Rp 66.981.840. Kemudian, ada pula kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda  Rp 64.446.650.

Seluruh anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum atau DAU.

Kepala Bidang (Kabid) Pemuda pada Disparbudpora Pidie Rahmat Yahya ST mengatakan tak satu pun belanja hibah barang atau jasa tersebut yang terealisasi. “Kemungkinan direalokasi atau dipangkas,” kata dia, Jumat, 29 Mei 2020.

Tak hanya pada Disparbudpora Pidie, KNPI juga memperoleh belanja hibah Rp 50.000.000 melalui Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie pada tahun anggaran 2020.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Mustafa SE MSi mengatakan hibah dalam bentuk uang tunai untuk KNPI Pidie saat ini sedang dalam proses pencairan. "Belum terealisasi," katanya, Jumat, 29 Mei 2020.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pidie Teuku Syawal SPd MPd mengatakan pihaknya berharap tak semua anggaran untuk KNPI Pidie dipangkas karena penyesuaian APBK untuk penanganan Covid-19. "Saya belum tahu kelanjutannya. Kalau secara aturan harus dipotong, ya dipotong, tapi seyogyanya tidak semuanya dipotong," kata dia, Jumat, 29 Mei 2020. []

Loading...