Banjir di Padang Tiji, Sekolah Diliburkan dan Sawah Tergenang 1 Meter

·
Banjir di Padang Tiji, Sekolah Diliburkan dan Sawah Tergenang 1 Meter
Banjir Padang Tiji. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Banjir yang melanda sedikitnya 12 gampong di Kecamatan Padang Tiji, Pidie, pada Senin, 18 Januari 2021 dini hari akibat luapan Krueng Paloh Padang Tiji juga mengakibatkan sedikitnya 18 sekolah di Padang Tiji diliburkan.

Kepala Dinas Pendidikan Pidie, Drs Ridwandi, mengatakan 1.900 siswa di Padang Tiji tidak bisa bersekolah Senin hari ini. "Siswa dari 15 SD dan 3 SMP di Padang Tiji tidak bisa sekolah karena ruang belajar digenangi banjir," kata Ridwandi,

Selain menggenangi sekolah, banjir juga merendam sawah warga. Yazid, 30 tahun, warga Gampong Mesjid Peudaya, mengatakan, puluhan hektare sawah di gampong tempat dia tinggal terendam banjir setinggi 1 meter lebih. "Rata-rata umur padi yang ditanam baru 40 hari," kata dia.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie, Ir Sofian Ahmad, mengatakan saat ini pihaknya masih menghitung luas sawah dan tanaman padi yang terendam banjir. "Kami masih meninjau ke lapangan untuk menghitung luas sawah yang terendam banjir," katanya, Senin, 18 Januari 2021.

Adapun gampong-gampong di Padang Tiji yang direndam banjir adalah Gampong Pasai Paloh, Pante Cermen, Siron Paloh, Gampong Cot Paloh, Gampong Teungeh Drien Gogo, Tunong Peudaya, Tuha Peudaya, Sukon Peudaya, Mesjid Peudaya, Perlak Peudaya, Capa Paloh, dan Bale Paloh. []

Loading...