[Bagian III-Tamat] Tak Kunjung Lepas dari Jerat Kelangkaan Pupuk

·
[Bagian III-Tamat] Tak Kunjung Lepas dari Jerat Kelangkaan Pupuk
Kantor CV. Putra Jaya Tani Mandiri di Jl. Banda Aceh-Medan Nomor 6 Bandar Dua, Pidie Jaya. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Sebagai Pelaksana Subsidi Pupuk yang ditugaskan pemerintah, PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi melalui produsen, distributor dan penyalur di wilayah tanggung jawab masing-masing.

PT. Pupuk Indonesia (Persero) juga diberi kewenangan untuk mengatur pembagian wilayah pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi antar produsen (anak perusahaan) sesuai dengan kemampuan produksi.

Pengadaan dan penyaluran pupuk NPK subsidi ke seluruh Indonesia berada di bawah tanggung jawab: PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kalimantan Timur, dan PT Petrokimia Gresik.

Di Pidie dan Pidie Jaya, produsen untuk pupuk NPK subsidi ialah PT Petrokimia Gresik. Dari PT Petrokimia Gresik, pupuk NPK bersubsidi disalurkan ke distributor.

Di sebuah ruko dua lantai di depan SPBU Ulee Glee, Pidie Jaya, terpancang papan nama CV Putra Jaya Tani Mandiri, kantor salah satu distributor pupuk NPK bersubsidi di Pidie dan Pidie Jaya.

Di Pidie, ada tiga distributor pupuk NPK bersubsidi. Mereka adalah CV. Aliya Agro Persada di Jl Kenari, Gampong Kampong Baro, Kecamatan Pidie, Pidie; CV. Blang Raya Kupula di Jl. Prof. Majid Ibrahim, Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Pidie; dan CV. Putra Jaya Tani Mandiri di Jl. Banda Aceh-Medan Nomor 6 Bandar Dua, Pidie Jaya.

CV Putra Jaya Tani Mandiri sedikitnya mendistribusikan pupuk NPK subsidi ke kios-kios pengecer di Kecamatan Kembang Tanjong, Mane, Muara Tiga, Glumpang Tiga, dan Glumpang Baro.

sinarpidie.co hendak memverifikasi fakta, pengecer atau kios diduga mengambil pupuk dengan harga di atas HET eceran kios sejak pupuk masih “di tangan” Direktur CV Putra Jaya Tani Mandiri, Muhammad. Selain itu, pengecer diwajibkan untuk menansfer uang terlebih dahulu baru kemudian pupuk dikirimkan ke kios. Yang terparah ialah tindakan memaksa pengecer untuk menebus 5 ton pupuk nonsubsidi sebagai syarat agar pupuk subsidi bisa disalurkan ke kios-kios para pengecer.

Namun, setelah sinarpidie.co berkali-kali menyambangi kantor tersebut, pintu ruko tersebut selalu tertutup. Dihubungi via telepon selular, sang direktur juga tak menjawab panggilan sinarpidie.co.

Di lain pihak, Jamalluddin, Direktur CV. Aliya Agro Persada, yang diwawancarai di kediamannya di Gampong Kampong Baro, Kecamatan Pidie, pada pertengahan Mei lalu mengatakan, praktik tersebut sering dilakukan oleh pihak distributor. Namun ia mengaku, dirinya tak pernah mempraktikkan modus operandi tersebut.

“Ada saya dengar itu terjadi di satu-satu tempat. Tapi sudah saya bilang sama distributor tersebut, jangan seperti itu. Kalau memang tidak ada (tidak beli pupuk non subsidi seperti perintah distributor-red), ya kasih berapa yang ada jatah mereka (pupuk subsidi-red),” kata Jamal menanggapi 5 ton penebusan pupuk NPK non-subsidi sebagai syarat disalurkannya pupuk subsidi ke kios pengecer. “Kalau tentang tidak mengirim uang, tidak didistribusikan pupuk, tidak semua distributor seperti itu. Saya lebih dahulu kasih pupuk. Distributor harus punya modal, pengecer juga harus ada modal. Di lapangan kadang macam-macam kejadian.”

Tetapi, Jamaluddin tak menampik harga pupuk yang dijualnya ke pengecer (di Lini III/lokasi gudang Distributor pupuk dan atau Produsen di wilayah Kabupaten/Kotamadya yang ditunjuk/ditetapkan oleh Produsen) berada di atas HET yang ditetapkan pemerintah dan ongkos bongkar muat pupuk juga dibebankan pada kios pengecer Rp 2000 per sak (50 kg).

Baca juga:

“Saya membawahi sekitar 50 kios pengecer pupuk. Pidie, Delima, Padang Tiji, Mutiara, Mutiara Timur, Tiro, Mila, Sakti, Keumala, dan Geumpang,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Ainal Mardiah mengaku belum pernah mendengar modus operandi tersebut.

“Kita punya tim KP3 (Komisi Pengawas Pupuk dan  Pestisida-red). Di situ ada unsur Aparat Penegak Hukum dan unsur dari Setdakab Pidie,” kata dia pada akhir Juli lalu. []

Komentar

Loading...