APBK Pijay 2021 Rp 980 M

·
APBK Pijay 2021 Rp 980 M
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya mengesahkan Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Jaya 2021 sebesar Rp 980 miliar menjadi qanun dalam sidang paripurna di gedung DPRK kabupaten setempat, Senin, 23 November 2020. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya mengesahkan Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Jaya 2021 sebesar Rp 980 miliar menjadi qanun dalam sidang paripurna di gedung DPRK kabupaten setempat, Senin, 23 November 2020.

Belanja daerah, yang semula ditargetkan sama dengan jumlah pendapatan daerah, berkurang sebesar Rp 300 juta untuk membayar hutang pihak tiga yang membangunan gedung kantor Dinas PU Pidie Jaya pada 2013 silam.

Selain membayar hutang pihak ketiga, pembiayaan sebesar Rp 1 miliar juga ditempatkan untuk penyertaan modal pada Bank Aceh Syariah Cabang Meureudu sehingga total belanja Kabupaten Pidie Jaya menjadi Rp 978.706.342.403, dari total pendapatan Rp 980.006.342.404.

Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, dalam  sambutan penutupan sidang tersebut mengatakan, meski pendapatan daerah lebih sedikit daripada tahun anggaran 2020, anggaran yang dibelanjakan tersebut telah menyentuh kepentingan masyarakat dan memenuhi rasa keadilan.

"Program pembangunan yang tertunda tahun 2020 akibat realokasi anggaran karena Covid-19 dapat kembali dilanjutkan tahun anggaran 2021 meskipun tidak semua tercover," ujar Bupati.

Proyeksi pendapatan Pidie Jaya pada tahun 2021 lebih sedikit daripada pendapatan yang diproyeksikan pada tahun 2020, dari Rp 1 triliun menjadi Rp 980.006.342.403, meski target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021 naik menjadi Rp 91.930.874.955 daripada target PAD pada tahun 2020 senilai 74 miliar. Hal ini disebabkan pengurangan dana transfer pusat.

Loading...