APBK Pidie Jaya 2022 Rp 964 M

·
APBK Pidie Jaya 2022 Rp 964 M
Gedung DPRK Pidie Jaya. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya mengesahkan Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Jaya tahun 2022 senilai Rp 964.589.745.543 dalam rapat paripurna Selasa, 23 November 2021 setelah Banggar dan TAPK Pemkab Pidie Jaya membahasnya selama hampir sepekan.

Sebelum pembahasan, pendapatan Pidie Jaya ditargetkan senilai Rp 968.196.618.873, tetapi setelah pembahasan terjadi pengurangan sebesar Rp 3.606.873.330 sehingga pendapatan pada tahun 2022 mendatang menjadi Rp 964.589.745.543.

Sementara, belanja yang direncanakan sebelum pembahasan bersama adalah Rp 967.096.618.873. Di pos belanja, setelah pembahasan, terjadi pengurangan dengan jumlah yang sama pada pos pendapatan sehingga belanja daerah pada tahun 2022 nanti menjadi Rp 963.489.745.543.

Dari jumlah pendapatan senilai Rp 964.589.745.543 tersebut, DPRK Pidie Jaya dan Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas menyepakati pembiayaan untuk penyertaan modal pada Bank Aceh Syariah Cabang Meureudu senilai Rp 1 miliar dan pada PDAM Tirta Krueng Meureudu senilai Rp 100 juta.

Meski telah mendapat pengesahan dengan persetujuan seluruh fraksi-fraksi di DPRK Pidie Jaya, tetapi sejumlah fraksi memberikan perhatian serius terhadap target realisasi PAD Pidie Jaya pada 2022 mendatang yang ditargetkan Rp 107.530.874.955.

Mahlil, dalam pendapat akhir Fraksi PAN, mengatakan di tengah-tengah kondisi pengurangan pendapatan dari pos transfer pusat yang cukup besar,  PAD-lah yang seharusnya menjadi andalan  untuk menunjang pembangunan daerah sebagai penerimaan yang bebas digali dan dipungut dari sumber-sumber yang potensial.

"Bupati Pidie Jaya harus sedini mungkin mendeteksi kebocoran PAD pada SKPK-SKPK yang diberi tanggung jawab memungut PAD. Realisasinya harus sesuai target. Lakukan upaya-upaya strategis untuk pencapaian PAD ini," ujar Mahlil. []

Loading...