APBK Pidie 2021 Rp 2,1 Triliun Disahkan

·
APBK Pidie 2021 Rp 2,1 Triliun Disahkan
Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie senilai Rp 2.103.093.454.553 disahkan, Kamis, 28 Januari 2021 malam, dalam rapat paripurna masa persidangan II DPRK Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

Pendapatan daerah yang disahkan Rp 2.099.593.454.553, sedangkan belanja daerah Rp 2.103.093.454.553. Belanja modal hanya Rp 241.252.343.083.

sinarpidie.co - Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie senilai Rp 2.103.093.454.553 disahkan, Kamis, 28 Januari 2021 malam, dalam rapat paripurna masa persidangan II DPRK Pidie.

Pendapatan daerah yang disahkan Rp 2.099.593.454.553, sedangkan belanja daerah Rp 2.103.093.454.553. Artinya, terjadi defisit Rp 3.500.000.000. Defisit tersebut rencananya akan ditutupi dengan penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran atau SILPA tahun sebelumnya Rp 3.500.000.000.

Pendapatan Pemkab Pidie pada tahun anggaran 2021 terdiri dari pendapatan asli daerah atau PAD Rp 243.604.727.920, pendapatan transfer Rp 1.809.426.926.663, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 46.561.800.000.

Sementara, belanja APBK Pidie tersedot pada belanja operasional dan belanja pegawai Rp 1.220.377.830.227 atau 30,90 persen. Untuk alokasi dana desa atau ADD, belanja APBK Pidie yang akan ditransfer ke RKUG 730 gampong di Pidie adalah Rp 635.206.545.485.

Belanja modal hanyalah Rp 241.252.343.083, dan belanja tak terduga atau BTT Rp 6.256.735.708. []

 

Loading...