APBG 520 Gampong di Pidie belum Pernah Diaudit Sekalipun sejak 2016

·
APBG 520 Gampong di Pidie belum Pernah Diaudit Sekalipun sejak 2016
Sumber ilustrasi: tribunnews.com.

sinarpidie.co — Sejak dana desa dicairkan pada 730 gampong di Pidie pada 2015 lalu, jumlah APBG gampong yang pernah diaudit oleh Inspektorat Pidie ialah 210 gampong, 148 audit regular dan 62 audit kasus. Sementara, 520 APBG gampong lainnya sama sekali belum pernah diaudit.

Kepala Inspektorat Pidie, Mustafa Kamal, mengatakan alasan tanpa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) APBG tahun anggaran sebelumnya, 730 gampong di Pidie dapat mencairkan dana desa tahun-tahun anggaran selanjutnya, ialah karena minimnya tenaga auditor pada Inspektorat Pidie.

“Tenaga auditor kami yang siap hanya 20 orang. Pada tahun depan, diperkirakan tenaga auditor akan bertambah menjadi 42 auditor. 22 calon tenaga auditor saat ini sedang mengikuti ujian online,” kata Mustafa Kamal, Senin, 23 November 2020. “Semua gampong akan ditangani. Cepat atau lambat, kita akan masuk.”

Selain itu, dari total kerugian Negara, yang ditemukan dalam LHP 210 gampong yang APBG mereka telah diaudit, —baik regular maupun kasus— senilai Rp 9.024.287.098, jumlah pengembalian kerugian Negara ke RKUG ialah Rp 5.265.880.449 atau 58,35 persen. Sementara, Rp 3.683.093.485 masih belum dikembalikan. []

Loading...