Anggaran Pembuatan TPS di Pidie Diduga Dipotong Oknum Sekretariat KIP Pidie

·
Anggaran Pembuatan TPS di Pidie Diduga Dipotong Oknum Sekretariat KIP Pidie
Penghitungan dan rekap suara di TPS 02 Gp. Kampong Baro, Kecamatan Pidie, Pidie, 17 April malam. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co—Anggaran pembuatan 1.368 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pidie diduga dipotong oleh oknum sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie. Di dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) KIP Pidie tahun anggaran 2019 yang dihimpun sinarpidie.co, tertera anggaran untuk pembuatan TPS Rp 1.600.000 per TPS. Namun, yang diterima oleh 23 sekretariat PPK di Pidie ialah Rp 1.100.000.

“Kami hanya menerima Rp 1.100.000 yang ditransfer ke rekening sekretariat PPK. Itu belum dipotong pajak,” kata salah seorang PPK di Kabupaten Pidie, yang identitasnya enggan dituliskan, Kamis, 20 Juni 2019.

sinarpidie.co telah menyambangi Kantor KIP Pidie untuk meminta konfirmasi Sekretaris KIP Pidie Iswandi SSos, sejak Rabu hingga Kamis, 20 Juni 2019, namun yang bersangkutan tidak berada di kantor.

Dihubungi lewat telepon selular dan ditanyai hal tersebut, Iswandi SSos menjawab, “Besok saja di kantor. Ini kami sedang masuk BPK, sedang menyiapkan data. Dibilang Inspektorat data tidak boleh diberikan kepada siapapun sebelum selesai pemeriksaan.”

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menaikkan anggaran pembuatan TPS dari Rp 750.000 menjadi Rp 1.600.000. Anggaran pembuatan TPS tersebut berlaku di seluruh Indonesia. []

Reporter: Diky Zulkarnen dan Candra Saymima

Loading...