Kuliner

Aneka Panganan Berbuka Puasa di Pasar Kembang Tanjong

·
Aneka Panganan Berbuka Puasa di Pasar Kembang Tanjong
Pedagang musiman di Pasar Kembang Tanjong. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Terpal plastik biru, oranye, dan paduan warna-warna lainnya dibentangkan dan diikat dengan tali plastik pada sudut-sudut ruko dua lantai di Pasar Kembang Tanjong, Pidie. Hujan mengguyur terpal-terpal yang juga disangga kayu-kayu kecil itu sore pekan lalu.

Di bawah terpal plastik, di dalam salah satu los di Pasar Kembang Tanjong, meja-meja dan rak dagangan para pedagang musiman saling berhadap-hadapan.

Aneka panganan berbuka puasa dijajakan di sana: kue kering, putu mayang, ade Kembang Tanjong, mie caluk, canai aso kaya, leumang, dan sejumlah panganan lainnya.

Abdurrahman, 52 tahun, warga Gampong Kayee Payang, Kecamatan Kembang Tanjong, sudah dua puluh tahun berjualan panganan di bulan Ramadhan. Kata dia, pada Ramadhan tahun ini dagangannya dalam sehari laku Rp 700 ribu. “Tahun kemarin laku sampai Rp 1,5 juta,” katanya.

Baca juga:

Ia menjual canai aso kaya, kue kering, putu mayang, es campur, dan ade Kembang Tanjong. Canai aso kaya dalam bungkusan plastik dijual Rp 5000 per potong. Putu mayang dan ade juga dijual Rp 5000 per bungkusan plastik.

Harga mie caluk di sana juga bervariasi mulai Rp 2000 hingga Rp 5000 per bungkus. Jika ditambahi urap dan pecal, rata-rata harga mie caluk Rp 5000 per bungkus. Lalu, harga leumang Rp 5000 per potong, sedangkan kue seperti risol dan bakwan Rp 1000 per potong.

Hujan masih mengguyur Kembang Tanjong. Satu-dua pembeli berjalanan di dalam los yang tergenang air dan becek tersebut. Mereka disapa para pedagang di sana, untuk mampir dan membeli dagangan mereka. []

Loading...