Akhir Pelarian Sang Juragan Sabu

·
Akhir Pelarian Sang Juragan Sabu
Rosmiyadi (paling kanan), 44 tahun, DPO kasus Narkoba (DPO Polisi Nomor: DPO/35/IV/2016/Sat Resnarkoba tanggal 13 April 2016), dibekuk polisi Kamis, 13 Februari 2020 sekira pukul 19.30 WIB di Gampong Gajah, Kecamatan Mutiara, Pidie. Polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,19 gram, 23 paket sabu seberat 4,63 gram, plastik pembungkus sabu sebanyak 73 bungkusan. Foto Ist.

sinarpidie.co--Di tengah hujan lebat yang mengguyur Gampong Gajah, Kecamatan Mutiara, Pidie, Kamis, 13 Februari 2020 sekira pukul 19.30 WIB, Rosmiyadi, 44 tahun, DPO kasus Narkotika Polres Pidie, --DPO Polisi Nomor: DPO/35/IV/2016/Sat Resnarkoba tanggal 13 April 2016—dibekuk polisi dari Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Pidie.

Ayah tiga anak yang menetap di Gampong Mesjid Guci Rompong, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, ini dibekuk polisi di dalam rumah Samion, 41 tahun, di Gampong Gajah. Dalam penangkapan yang dipimpin oleh Kasatresnarkoba Polres Pidie Iptu Yusra Aprilla SH MH, polisi juga ikut membekuk Samion dan Muhammad Iqbal, 18 tahun, warga Gampong Lampoih Saka, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

“Dari hasil penggeledahan di TKP personil narkoba juga telah menemukan BB berupa satu paket sabu seberat 0,19 gram di dalam rumah Tersangka Samion,” kata Kapolres Pidie AKBP Andy NS Siregar SIK, melalui Kasat Resnarkoba Polres Pidie, Iptu Yusra Aprilla SH MH, Selasa, 18 Februari 2020.

Polisi kemudian menemukan 23 paket sabu seberat 4,63 gram yang disembunyikan pada atap kandang ayam di belakang rumah Samion. “Tersangka Samion menerangkan keseluruhan sabu tersebut adalah milik Tersangka Rosmiyadi. Tersangka M Iqbal juga menerangkan bahwa benar sabu tersebut milik Terangka Rosmiyadi,” kata Iptu Yusra Aprilla SH MH.

M. Iqbal dan Samion merupakan pengedar sabu milik Rosmiyadi.  Uang hasil transaksi, kata Iptu Yusra SH MH, langsung diberikan ke tangan Rosmiyadi. “Selama ini Tersangka Samion serta Tersangka M. Iqbal juga mengatakan bahwa transaksi sabu sudah sering dilakukan di dalam rumah Tersangka Samion atas perintah Tersangka Rosmiyadi,” sebut Iptu Yusra SH MH.

Baca juga:

Polisi lalu menuju ke rumah Rosmiyadi di Gampong Mesjid Guci Rompong. Di rumah tersebut, polisi menemukan plastik pembungkus sabu sebanyak 73 bungkusan yang memiliki bentuk serta ciri-ciri yang sama dengan sabu yang terpaket dan terbungkus plastik yang ditemukan di rumah Samion.

“Atas fakta dan hasil penangkapan serta penyitaan di kedua TKP kemudian para tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Pidie guna proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka Rosmiyadi tetap tidak mengakui jika sabu yang sudah disita tersebut adalah miliknya. Walaupun Tersangka Samion dan Tersangka Iqbal secara jelas telah menerangkan sabu tersebut seluruhnya milik Tersangka Rosmiyadi. Dari hasil pemeriksaan penyidik telah dapat menentukan dua alat bukti permulaan, baik petunjuk maupun keterangan saksi, bahwa Tersangka Rosmiyadi sebagai orang yang memiliki sabu tersebut,” tutup Iptu Yusra SH MH. []

Komentar

Loading...