Pertanian

90 Hektare Sawah di Mane Terancam Gagal Panen

·
90 Hektare Sawah di Mane Terancam Gagal Panen
Kondisi tanaman padi yang diserang hama daun putih palsu di persawahan warga di Dusun Alue Reuling, Gampong Mane, Kecamatan Mane, Pidie. Foto IST.

sinarpidie.co—Diperkirakan 90 hektare areal persawahan warga di Dusun Alue Reuling, Gampong Mane, Kecamatan Mane, Pidie, diserang hama daun putih palsu pada musim tanam gadu 2018. Serangan hama tersebut sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

Akibatnya, pertumbuhan tanaman padi terhambat karena hama tersebut menyerang daun hingga pangkal daun padi sehingga menjadikan rumpun padi menjadi keriting.

“Jika tidak segera dicarikan langkah penanggulangan, akan berdampak pada gagal panen,” kata Beddi, 30 tahun, petani di Dusun Alue Reulieng. ”Kita sudah berusaha menanggulanginya dengan pestisida, namun belum ampuh."

Beddi melanjutkan, hama tersebut menyerang bagian daun padi yang berumur 35 hari setelah tanam dan pada tanaman yang terkena akan dihinggapi bintik putih hingga ke pangkal daun.

“Bila padi sudah terserang hama ini, proses pertumbuhannya terganggu dan cenderung kerdil. Kita kewalahan menghadapi seragan hama ini dan butuh penanganan dari dinas terkait untuk membantu menanggulanginya,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas hama dan penyakit Kecamatan Mane Agus mengatakan, pihaknya sudah turun ke lapangan dan melihat langsung areal persawahan yang terkena serangan. Namun menurutnya, hama putih palsu ini bukan hama utama padi.

“Serangannya menjadi berarti bila kerusakan pada daun pada fase anakan maksimum dan fase pematangan mencapai lebih dari 50 persen,” kata dia.

Agus menyarankan pada petani, untuk pengendalian hama ini, pemeliharaan tanaman perlu dilakukan sebaik mungkin, agar tanaman dapat tumbuh dengan maksimal.

“Gunakan insektisida berbahan aktif fipronil atau karbofuran bila diperlukan,” ungkapnya. []

Komentar

Loading...