5 Pelaku Curanmor Dibekuk dan 10 Sepeda Motor Diamankan selama Operasi Sikat Seulawah

·
5 Pelaku Curanmor Dibekuk dan 10 Sepeda Motor Diamankan selama Operasi Sikat Seulawah
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie membekuk empat pelaku pencurian sepeda motor dengan kekerasan dan satu pelaku pencurian sepeda motor selama Operasi Sikat Seulawah yang berlangsung, sejak 18 November hingga 7 Desember 2020. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie membekuk empat pelaku pencurian sepeda motor dengan kekerasan dan satu pelaku pencurian sepeda motor selama Operasi Sikat Seulawah yang berlangsung, sejak 18 November hingga 7 Desember 2020.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, dalam konferensi pers Kamis, 10 Desember 2020 di Mapolres Pidie, mengatakan kelima pelaku tersebut ditangkap berdasarkan dua laporan korban yang berbeda.

Empat pelaku pencurian sepeda motor dengan disertai penganiayaan adalah Wandani, 23 tahun, warga  Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Samudera, Aceh Utara; Akbar, 22 tahun, warga Gampong Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara; Rizky Alfarisyi, 21 tahun, warga Gampong Rayeuk Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe; dan Bustamam, 24 tahun, warga Gampong Alue Majron, Kecamatan Syamtarila Bayu, Aceh Utara.

Mereka ditangkap pada Rabu, 25 November di tempat berbeda. Kasus ini terungkap dari Bustamam alias Tamam yang saat ini sedang ditahan di Lapas Kelas II B Lhoksukon terkait tindak pidana yang ia lakukan di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Dari hasil pemeriksaan terhadap Tamam, terungkap bahwa ia dan tiga rekannya pernah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban MM, 16 tahun.

"Pelaku menganiaya korban dan merampas satu unit sepeda motor Yamaha R25 dan satu unit handphone Redmi Note 8 milik korban,” kata Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian SIK MH, yang didampingi Kasatreskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra SSos MH dan Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Syahral Handani. “Mereka dijerat pasal 365 ayat 1 dan 2 ke-1E dan ke-2E KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun.”

Lalu, seorang pelaku pencurian sepeda motor lainnya, Hendra Saputra, 33 tahun, warga Gampong Peukan Baro, Kecamatan Pidie, ditangkap setelah melarikan satu unit sepeda motor Honda Beat hitam milik H Muhammad Nasir Saidan, warga Gampong Paya Tijue, Kecamatan Pidie, di jembatan dekat SPBU Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, pada Kamis, 20 Agustus 2020 pagi.

Baca juga:

“Pelaku ditangkap pada Senin, 30 November 2020 di kawasan Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. Pasal yang dipersangkakan adalah pasal 362 KUHP dengan ancaman paling lama lima tahun penjara,” kata Kapolres.

Selain itu, dalam Operasi Sikat Seulawah, sebut Kapolres, pihaknya juga mengamankan 10 unit sepeda motor lainnya yang tidak memiliki surat-surat kepemilikan yang sah. Sepuluh sepeda motor tersebut adalah Yamaha Mio Soul BL 4409 QK, Suzuki Smash BL 6048 PT, Suzuki Satria F150 BL 3131 LAA, Honda Scoopy BL 3205 QA, Honda Supra X 125 BL 3040 QA, Yamaha Jupiter Z BL 6686 AV, berikutnya Yamaha Mio Sporty, Honda Supra X, Honda Beat dan Yamaha Mio soul tanpa Nomor Polisi. "Kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor dan belum membuat laporan polisi bisa mengambilnya dengan cara membawa surat-surat kepemilikan yang lengkap. Tidak dipungut biaya apapun,” sebutnya. []

Loading...