462 KPM di Pidie Jaya Keluar dari Daftar Penerima PKH

·
462 KPM di Pidie Jaya Keluar dari Daftar Penerima PKH
Dinas Sosial (Dinsos) Pidie Jaya menempel stiker bertuliskan "keluarga tidak mampu penerima bantuan PKH" pada rumah-rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co -- Dari 10.130 Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Pidie Jaya,  462 KPM di antaranya telah mengundurkan diri sebagai penerima bantuan sosial tersebut setelah Dinas Sosial Pidie Jaya menempel stiker 'keluarga tidak mampu penerima mamfaat PKH' pada setiap rumah KPM PKH. 

Rapiati SE, Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, Senin, 16 Maret 2020 pada sinarpidie.co mengatakan, 462 KPM PKH tersebut mengundurkan diri atas kesadaran mereka masing-masing. "Namun sampai hari ini, masih ada juga orang kaya yang belum sadar," katanya.

Rapiati memperkirakan jumlah KPM PKH yang keluar dari daftar penerima akan bertambah karena penempelan stiker baru selesai dilakukan pada enam kecamatan, yaitu Bandar Baru, Panteraja, Trienggadeng, Meureudu, Ulim dan Jangka Buya. 

"Data yang belum masuk dua kecamatan lagi karena belum selesai penempelan stiker, yaitu Kecamatan Bandar Dua dan Meurah Dua," ujar Rapiati. "Kita targetkan dua bulan selesai. Tahapan ini baru berjalan satu bulan." 

Jumlah KPM PKH di Pidie Jaya sebelumnya sebanyak 10.130 KPM, yang tersebar di Kecamatan Bandar Baru 2.953 KPM, Bandar Dua 1.777 KPM, Ulim 984 KPM, Trienggadeng 1.668 KPM, dan Meureudu 903 KPM.  Selanjutnya, Kecamatan Meurah Dua sebanyak 563 KPM, Jangka Buya 675 KPM, dan Kecamatan Panteraja 607 KPM. []

Loading...