45 Ribu Petani di Pidie Diusulkan sebagai Penerima BLT

·
45 Ribu Petani di Pidie Diusulkan sebagai Penerima BLT
Mobil/mesin potong padi atau combine harvester kala musim panen di Kecamatan Glumpang Tiga Pidie berlangsung. Foto direkam pada Rabu, 25 Juli 2018. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co- Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie, melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), telah melakukan pendataan jumlah petani kategori miskin di wilayah kerja mereka masing-masing.

Koordinator BPP Kecamatan Peukan Baro, Muhajir SP, mengatakan petani yang masuk ke dalam kategori miskin, berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh Kementerian Pertanian, adalah petani penggarap, petani serabutan, dan buruh tani. “Dalam melakukan pendataan, petugas berkoordinasi dengan keuchik setempat. Setelah itu, data tersebut dikirim ke Dinas Pertanian dan Pangan Pidie. Jumlah petani kategori miskin di Kecamatan Peukan Baro mencapai seribu lebih,” kata Muhajir, Selasa, 30 Juni 2020.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Pidie, Ir Sofyan Ahmad, melalui Kepala Bidang Penyuluhan pada Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Muslem, mengatakan jumlah petani yang masuk dalam kategori miskin di Pidie mencapai 45 ribu petani lebih.  “Sudah kita kirimkan datanya ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh sebulan yang lalu. Dan menurut informasi yang saya peroleh, data tersebut sudah berada di Kementerian Pertanian di Jakarta,” kata Muslem, Selasa, 30 Juni 2020. “Di Pidie hanya ada dua kategori, yaitu petani penggarap dan buruh tani.”

Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada petani kategori miskin dengan nilai bantuan sosial Rp 600 ribu: Rp 300 ribu dalam bentuk uang tunai dan Rp 300 ribu untuk alat-alat produksi pertanian. []

Loading...