44 Rumah Terdampak Pembangunan Jalan dan Jembatan di Lueng Putu Dibongkar

·
44 Rumah Terdampak Pembangunan Jalan dan Jembatan di Lueng Putu Dibongkar
44 unit bangunan rumah warga Gampong Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, yang berdiri di tanah bekas rel kerata api yang kini tercatat sebagai aset PT KAI, dibongkar karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya sedang membangun Jalan Simpang Blang Gapu-Pasar Keude Lueng Putu. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co – 44 unit bangunan rumah warga Gampong Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, yang berdiri di tanah bekas rel kerata api yang kini tercatat sebagai aset PT KAI, dibongkar karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya sedang membangun Jalan Simpang Blang Gapu-Pasar Keude Lueng Putu.

Plt Sekda Pidie Jaya Ir Jailani Bramat, Kamis, 15 Oktober 2020 mengatakan, SK penetapan besaran kompensasi yang diberikan kepada warga yang bangunan rumah mereka dibongkar tersebut telah diterbitkan.

“Dalam SK itu diatur pemilik bangunan yang menempati sendiri rumah mereka diberi kompensasi sebesar Rp 20 juta. Jumlah penerimanya 37 KK. Tujuh penyewa rumah Rp 15 juta, dan pemilik rumah tapi rumah mereka disewakan Rp 5 juta. Kompensasi kepada 44 pemilik rumah dan tujuh penyewa sudah cair. Uang kompensasi tersebut dikirim ke rekening setiap penerima," kata Ir Jailani.

Diberitakan sebelumnya, untuk membangun jembatan dan pembukaan jalan baru di atas tanah PT KAI itu, Pemkab Pidie Jaya, pada tahun anggaran 2020 ini telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11, 5 miliar, untuk pembangunan jembatan senilai Rp 9,5 miliar dan pembukaan serta pengerasan jalan senilai Rp 2 miliar. []

Loading...