32 Terduga Pelaku Teror di Makassar Dibekuk Polisi, Bom yang Digunakan Diduga Bom Ikan

·
32 Terduga Pelaku Teror di Makassar Dibekuk Polisi, Bom yang Digunakan Diduga Bom Ikan
Bom bunuh diri meledak di depan Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 28 Maret 2021, sekitar pukul 10.28 wita. Sumber foto: detik.com.

sinarpidie.co - Setelah bom meledak di depan gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Densus 88 telah menangkap 32 terduga teroris di sejumlah lokasi. 18 di antaranya dibekuk di Makassar, dan satu dari 18 terduga teroris yang ditangkap di Makassar tersebut merupakan otak pembuat bom, yaitu Nur Afdiawan alias Wawan. Tujuh lainnya ditangkap di wilyah DKI Jakarta. Lima ditangkap di Nusa Tenggara Barat, dan dua ditangkap Jawa Timur.

Lukman dan YSF alias Dewi, dua pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 28 Maret 2021 pagi, diduga menggunakan bom ikan saat melancarkan aksi mereka.

“Saat meracik bom, Lukman tidak sendiri. Dia juga dibantu teroris lainnya bernama Nur Afdiawan alias Wawan,” demikian dilansir dari Kumparan.com, Jumat, 2 April 2021.

Penembakkan di Mabes Polri

Tiga hari setelah aksi bom bunuh diri di Makassar, terjadi penyerangan di Mabes Polri di Jakarta Selatan oleh Zakiah Aini, seorang perempuan berusia 25 tahun. Ia melepaskan enam tembakan di Mabes Polri menggunakan airgun, senjata angin yang menggunakan gas Co2 sebagai pendorong peluru, sebelum akhirnya merenggang nyawa akibat tembakan balasan.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjelaskan, Zakiah Aini masuk ke kompleks Mabes Polri lewat pintu belakang, akses masuk yang biasa digunakan masyarakat. “Ada sejumlah polisi yang berjaga di pos tersebut. Setiap orang yang hendak masuk harus melewati pemeriksaan tubuh dan barang bawaan. Tak dijelaskan bagaimana kronologi Zakiah berada di dalam Kompleks Mabes Polri sambil membawa senjata api,” demikian dilansir dari Kompas.com, Kamis, 1 April 2021. []

Loading...