14,310 meter Tebing Sungai di Pidie Tergerus Banjir Luapan

·
14,310 meter Tebing Sungai di Pidie Tergerus Banjir Luapan
Pengaman tebing di Gampong Gajah Aye dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar dalam proses pembangunan. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Banjir yang meluap pada Senin, 18 Januari 2021 dini hari lalu menyebabkan 14,310 meter tebing sungai di 11 kecamatan di Pidie tergerus. Selain itu ratusan meter jalan penghubung antar gampong dan kecamatan serta 16 rumah warga juga mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Ir Dewan Ansari, mengatakan sejauh ini pihaknya telah melakukan normalisasi DAS dan Sub-DAS Krueng Baro, Krueng Paloh, dan Krueng Lala yang terbentang di empat kecamatan, yaitu Padang Tiji, Grong-Grong, Delima dan Kecamatan Pidie.

"Kita telah membersihkan sampah dan mengeruk sungai menggunakan eskavator,” kata Dewan Ansari, Senin, 8 Februari 2021.

Selain itu, pihaknya juga akan membangun pengaman tebing sungai di empat titik, yaitu di Gampong Gajah Aye dan Gampong Tumpok Laweung, Kecamatan Pidie, Gampong Ara Bungkok, Kecamatan Mila, dan di Kemukiman Gogo Padang Tiji. "Untuk penanganan tebing di empat titik tersebut kita membutuhkan dana sekitar Rp 3 miliar. Saat ini, pembangunan pengaman tebing di Gampong Gajah Aye dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar sedang dikerjakan. Saat ini, Belanja tak Terduga atau BTT yang tersedia sekitar Rp 2 milar. Anggaran yang tidak cukup akan kita usulkan di APBK perubahan,” tutupnya. []

Loading...