13 Pendingin Vaksin yang Tersebar di 26 Puskesmas di Pidie Rusak

·
13 Pendingin Vaksin yang Tersebar di 26 Puskesmas di Pidie Rusak
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Turno Junaidi MKM. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co - Dari 26 unit kulkas tempat penyimpan vaksin Covid-19 yang tersebar di 26 Puskesmas di Pidie, 13 di antarnya telah rusak dalam dua tahun terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Turno Junaidi MKM, mengatakan saat ini Dinas Kesehatan Pidie mempunyai 18 unit kulkas yang layak untuk menyimpan vaksin Covid-19. “Lima unit berada di gudang farmasi dan 13 unit berada di sejumlah Puskesmas,” kata Turno Junaidi, Senin, 18 Januari 2021.

Menurut Turno, salah satu penyebab rusaknya fasilitas penyimpanan vaksin di sejumlah Puskesmas di Pidie karena tidak stabilnya arus listrik. “Dalam dua tahun terakhir, kami tidak bisa mengusulkan pengadaan kulkas penyimpanan vaksin yang baru karena menu pengadaan tersebut tidak tersedia dalam menu kegiatan atau pengadaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus atau DAK Fisik Kesehatan,” ujarnya. “Jika tahun ini Kementerian Kesehatan membuka menu untuk pengadaan tersebut, kita akan mengusulkan pengadaan kulkas tersebut."

Karena kandala tersebut, pihaknya, kata Turno, akan melakukan vaksinasi Covid-19 secara terjadwal atau menerapkan sistem rayonisasi.

Kata Turno Junaidi lagi, sasaran vaksinasi tahap pertama ialah tenaga kesehatan dan tenaga medis. “Data awal yang telah di input, jumlah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang bertugas di rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, di Puskesmas sebanyak 6.436 tenaga,” tutupnya.

Adapun vaksin yang akan digunakan di Indonesia adalah CoronaVac, yang dikembangkan perusahaan Cina, Sinovac. Di Aceh vaksinasi dilaksanakan sejak 15 Januari 2021 kemarin. []

Loading...