Pencairan melalui Kantor Pos

13.250 KK di Pidie telah Terima BST Tahap 6 Kemensos

·
13.250 KK di Pidie telah Terima BST Tahap 6 Kemensos
KPM mencairkan BST di Kantor Pos Sigli, Sabtu, 9 Mei 2020. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co - Kantor POS Sigli telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial tahap enam pada 13.250 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pidie per Minggu, 20 September 2020, dari jumlah total alokasi 18.479 KPM.

Manajer Bidang Pelayanan pada Kantor POS Sigli, Dicky Ananda, mengatakan penyebab tidak terealisasinya BST pada ribuan KPM di Pidie karena data yang tidak valid dan sejumlah KPM tidak membawa syarat lengkap saat penyaluran BST dilakukan.

“Selain itu, sebagian KPM sudah tidak berada di tempat lagi. Ada yang sudah pindah tempat tinggal, dan ada juga yang sudah pergi merantau ke luar daerah,“ kata Dicky Ananda, Senin, 21 September 2020.

Penyaluran BST tahap enam, kata Dicky, mulai dilakukan sejak Rabu, 16 September 2020 hingga Sabtu, 19 September 2020 di Kantor POS Sigli, dan di kantor POS yang ada di sejumlah kecamatan di Pidie.

“Bagi KPM yang belum mengambil BST tahap empat, lima, dan enam, diharapkan untuk segera membawa KTP asli dan Kartu Keluarga yang asli ke kantor POS Sigli agar bisa segera dicairkan. Sementara ini, belum ada ketentuan kapan batas akhir penyaluran BST tahap empat, lima dan enam, dihentikan,” kata Dicky Ananda lagi.

Dari total alokasi BST tahap empat dan lima 18.863 KPM, yang sudah terealisasi atau telah disalurkan ialah pada 17.359 KPM. “Pada tahap empat dan lima, 17.359 KPM yang menerima dana BST sekaligus dibayarkan selama dua bulan,” sebutnya.

BST Nelayan

Kantor POS Sigli saat ini juga sedang menyalurkan bantuan sosial tunai atau BST tahap enam untuk nelayan. Pada tahap enam, alokasi keluarga nelayan penerima bantuan sosial ini sebanyak 581 KPM, “70 persen diantaranya sudah disalurkan. Kecamatan yang paling banyak menerima dana bansos nelayan, yaitu Kecamatan Kembang Tanjong sebanyak 105 penerima. Besaran bantuan tersebut juga sama dengan besaran bantuan dana BST,” kata Dicky Ananda.

Pada tahap satu hingga tahap tiga, terdapat 983 KPM yang masuk ke dalam daftar penerima manfaat. Namun, karena adanya sejumlah penerima ganda pada bansos lainnya maka hanya 22 penerima yang dibayarkan oleh Kantor POS.

Baca juga:

“Sehingga data penerima tahap satu sampai tiga itu harus dilakukan verifikasi lagi oleh Dinas Keluatan dan Perikanan Pidie. Sementara penerima bantuan sosial tunai nelayan pada tahap empat dan lima jumlah alokasinya sebanyak 665 KPM. Saya tidak tahu realisasinya berapa, karena datanya sudah bercampur campur dengan data realisasi bansos lainnya,” kata Dicky.

Keluarga penerima BST semula mendapatkan uang tunai Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan, terhitung sejak April, Mei, dan Juni 2020. Untuk bulan-bulan selanjutnya, setiap KPM menerima Rp 300 ribu per bulan. Selain melalui Kantor Pos, BST tersebut juga disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara. []

Loading...