Diduga tak Kenakan APD

Tenaga Kerja Vendor PT PLN Persero Alami Kecelakaan Kerja

·
Tenaga Kerja Vendor PT PLN Persero Alami Kecelakaan Kerja
Lampu penerangan jalan di Pasar Beureunuen. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Muhammad Yahya, 36 tahun, seorang tenaga kerja outsourcing, pembuka kabel KWH listrik dari PT Arains, yang merupakan salah satu vendor PT PLN Persero, dilaporkan tersengat arus listrik saat sedang memasang kabel tersebut di depan kantor Pangadilan Negeri Sigli, Jumat, 19 Juli 2019 kemarin.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kapolsek Kota Sigli, AKP T Muhammad SH, mengatakan, akibat kecelakaan kerja tersebut, korban mengalami luka serius di bagian punggung dan kedua tangannya.

Korban, kata AKP T Muhammad SH, setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Di Tiro Sigli kemudian harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Abidin, Banda Aceh.

"Menurut keterangan dari korban, ia tersengat arus listrik setelah melakukan pemotongan kabel KWH. Saat hendak turun, gunting yang digunakannya terkena dengan kabel tegangan menengah/TM 20 KV, sehingga korban tersengat arus listrik hingga terjatuh dan pingsan," kata AKP T Muhammad.

Lanjut T Muhammad, saat bertugas, Muhammad Yahya diduga tidak dilengkapi alat keselamatan kerja.

“Kita menghimbau kepada PT Arain agar melengkapi alat keselamatan kerja untuk karyawannya,” katanya.

Sementara, Direktur PT. Arains H Surahman mengatakan, kondisi Muhammad Yahya sudah mulai membaik. “Saat ini sedang pemulihan luka bakar,” kata dia. "Tiap ganti shift kerja selalu diingatkan untuk pakai alat pelindung diri (APD-red). Tapi anggota kita kadang-kadang sering lalai."

Ditanyai sinarpidie.co, apakah Muhammad Yahya terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan, H Surahman menjawab, “Semua tenaga kerja kita terdaftar di BPJS dan dilengkapi APD.”

Baca juga:

Kepala Kantor Cabang Perintis (KCP) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sigli, Syarifah Wan Fatimah pada sinarpidie.co, mengatakan, Muhammad Yahya merupakan salah seorang peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah didaftarkan PT Arrains.

BPJS Ketenagakerjaan, kata Syarifah, akan menanggung seluruh biaya perawatan Muhammad Yahya hingga ia sembuh.

“Kemudian, gaji yang bersangkutan selama tidak bekerja juga dibayarkan. Istilahnya Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB). Apabila tenaga kerja mengalami cacat akibat terjadinya kecelakaan, santunan cacat juga akan dibayarkan,” ujarnya. []

Komentar

Loading...