Suratkabar Soeara Atjeh pada 1930-an di Kota Sigli

·
Suratkabar Soeara Atjeh pada 1930-an di Kota Sigli
Halaman depan suratkabar Soeara Atjeh yang menerakan alamat kantor redaksi dan pimpinan redaksi. Sumber foto: Fb Aceh Tempoe Doeloe.

Di Kota Sigli, pada 1929, berdiri sebuah suratkabar yang terbit dua kali dalam sebulan. Nama surat kabar tersebut ialah Soeara Atjeh. Kantor redaksinya berada di Kampung Tionghua, Sigli dan pemimpin redaksi suratkabar tersebut: TM. Oesman.

Dr. Phil. Ichwan Azhari, dalam artikelnya yang berjudul Catatan Tempo Doeloe: Melihat Indahnya Ucapan Selamat Idul Fitri Tahun 1930, yang dimuat pada publika.co.id, mengulas tentang ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri pada surat kabar Soeara Atjeh Edisi 1 Maret 1930, koleksi Museum Sejarah Pers Medan.

“Syair itu ditulis oleh seseorang dengan nama pena N.S.R. dengan gaya yang sangat unik karena meskipun ditulis tanpa judul namun tiap kata pada awal kalimat yang diikat dari tiap bait syair membentuk satu susunan kalimat Selamat Hari Raja,” tulis Dr Phil Ichwan Azhari, yang merupakan sejarawan, pengajar dan ahli filologi, itu.

Di rubrik Sudut Tempo Doeloe  pada suratkabar Waspada edisi Rabu, 26 Agustus 2015,  Dr Phil Ichwan Azhari juga menuliskan, pada tahun 1930, di Kota Sigli yang kecil, TM Oesman melontarkan gagasan tentang keterkaitan Islam dan Kebangsaan, yang pada tahun-tahun itu sedang dilembarkan oleh salah seorang pendiri Republik Indonesia, Mohammad Natsir.

“Sangat disayangkan jika pemikiran cemerlang TM Oesman ini tidak dikenal apalagi tidak dipelajari generasi muda cendikiawan Aceh. Seharusnya Badan Arsip Daerah Aceh menghimpun suratkabar ini dan tulisan-tulisan T.M Oesman…,” tulis Dr Phil Ichwan Azhari dalam artikelnya yang berjudul Suara Islam dan Kebangsaan dari Sigli.

Anthony Reid, sejarawan yang menulis buku The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra, menjadikan artikel dalam suratkabar Soeara Atjeh sebagai salah satu sumber dalam buku tersebut.

Suratkabar ini cukup popular pada masanya. Pada salah satu foto halaman iklan suratkabar tersebut, tertera sederet nama yang memasang iklan pada suratkabar tersebut: Teungku Daud Beureueh, pimpinan sekolah Djamiatul Diniyah, Gonco Lhokseumawe, dll.

Iklan ucapan Hari Raya Idul Fitri tahun 1931 pada suratkabar Soeara Atjeh. Sumber foto: Twitter Raisa Kamila.

Nah, Kampung Tionghua di Sigli dan kapan suratkabar ini terakhir kali terbit menarik untuk didalami. []

Komentar

Loading...