Simpang Siur Pos Anggaran Desk Pemilu dan Petugas Linmas di Pidie

·
Simpang Siur Pos Anggaran Desk Pemilu dan Petugas Linmas di Pidie
Sumber ilustrasi: korankaltim.com

sinarpidie.co--Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Pidie memiliki pos anggaran sekira Rp 300 juta untuk kegiatan desk Pemilu 2019.

Kepala Kesbangpollinmas Pidie Zulfikar Yacob mengatakan, anggaran tersebut diplotkan untuk rapat, monitoring dan peninjauan ke kantor KIP, Panwaslu serta ke gudang logistik.

“Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan seperti rapat-rapat, monitoring dan peninjauan ke tempat penyelenggara Pemilu,” kata Zulfikar Yacob, pada sinarpidie.co, Kamis, 28 Maret 2019 kemarin.

Sementara, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP- WH) Pidie telah melakukan perekrutan petugas perlindungan masyarakat (linmas) untuk menjaga TPS Pemilu 2019, namun perekrutan tersebut belum sepenuhnya selesai dan sejumlah kegiatan operasional dan seragam petugas Linmas ditengarai belum jelas pos anggarannya.

“Tenaga Linmas sudah dilakukan perekrutan sejak sebulan yang lalu. Dimulai saat turun surat dari KPU Pusat. Teknis perekrutan tenaga Linmas itu kita menyurati camat untuk memberikan data dua orang per TPS. Lalu camat meminta keuchik untuk mengirim nama dua orang setiap TPS, namun saat ini sedang diverifikasi sedikit lagi nama-nama tersebut,” kata Iskandar, Kepala Dinas Satpol PP-WH Pidie, Kamis, 28 Maret 2019 kemarin.

Baca juga:

Ditanya soal pengadaan peralatan dan seragam petugas Linmas dan berapa anggaran yang diplotkan untuk honor tenaga linmas, ia enggan menjawab pertanyaan tersebut.

“Silahkan dikonfirmasi pada pejabat pengambil keputusan.  Saya tidak berwenang menjawabnya,” katanya. []

Reporter: Diky Zulkarnen dan Wahyu Puasana

Komentar

Loading...