Serangan WBC Menyebar Begitu Cepat di Pidie

Serangan WBC Menyebar Begitu Cepat di Pidie
Kondisi tanaman padi di Gampong Busu Dayah Syarif, Kecamatan Mutiara, Pidie. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co—Selama dua pekan lebih, hama wereng batang coklat (WBC) menyerang sekitar ratusan hektare tanaman padi di Pidie. Rata-rata, tanaman padi yang terkena serangan wereng berumur 60 sampai 70 hari.

Tgk Mahmudi, 33 tahun, warga Gampong Simbe, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie menuturkan, tanaman padi di sawah seluas 0,5 hektare miliknya terkena serangan wereng dalam waktu seminggu.

“Padahal seminggu lagi mau di panen, jadi terpaksa harus memanen lebih awal dari target agar tidak meluas serangan wereng,” kata dia pada sinarpidie.co, Sabtu, 2 Febuari 2019.

Koordinator Pengamat Hama Penyakit (PHP) Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Mahzal SP mengatakan, hama wereng menyebar begitu cepat.

“Saat ini hampir seluruh kecamatan di Pidie terserang hama tersebut. Adapun kecamatan yang paling parah terkena serangan wereng di Gleumpang Minyeuk dan Mutiara Timur. Kita menganjurkan kepada para petani yang terkena serangan wereng batang coklat (WBC) untuk segera dilakukan pengendalian dengan pestisida seperti Sidabas dan Tamacin. Namun, saat ini kita juga membantu melakukan pengendalian secara massal,” katanya.

Mahzal melanjutkan, untuk pengendalian massal pihaknya sudah turun ke lapangan dan mendapatkan bantuan distribusi pestisida dari Laboratorium Keumala.

“Kami menganjurkan kepada petani untuk segera melakukan pengendalian bila ada indikasi terkena serangan hama WBC. Apabila tanaman padi menjelang panen sekitar seminggu lagi harap segera di panen sebelum serangan meluas,” ungkapnya lagi.

Mahzal menambahkan, jenis padi yang terkena serangan wereng saat ini ada padi varitas lokal dan varietas galur.

“Namun, tanaman padi yang tahan terhadap serangan wereng saat ini menurut kita amati yaitu varietas Inpari,” tutupnya. []

Komentar

Loading...