Banner Stunting

Ekonomi

Sejak Desember, Tiga Sembako Ini Alami Kenaikan di Pidie

Sejak Desember, Tiga Sembako Ini Alami Kenaikan di Pidie
Faisal, 50 tahun, pedagang grosir telur ayam di Pasar Sigli. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co—Sejak memasuki Desember 2018, harga telur ayam mengalami kenaikan di Pasar Sigli. Faisal, 50 tahun, pedagang grosir telur ayam di Pasar Sigli mengatakan, kenaikan harga telur terjadi sejak akhir November 2018.

“Per 300 butir atau 10 papan telur sekitar Rp 395 ribu atau Rp 405 ribu. Sebelumnya, Rp 335 ribu atau Rp 336 ribu. Persiapan tahun baru di kota-kota besar di Indonesia ikut mempengaruhi harga teluar di Aceh,” kata dia, Minggu, 23 Desember 2018. “Kemungkinan, akhir bulan Desember ini akan turun lagi.”

Telur-telur yang ada di tokonya itu dipasok dari distributor di Banda Aceh dan Medan, Sumatera Utara.

“Mutu sama. Harga juga tak jauh berbeda,” kata dia lagi.

Harga beras juga naik

Selain telur, harga beras juga mengalami kenaikan. Syahrul Rizal, 40 tahun, pedagang beras di Pasar Sigli mengatakan, kenaikan harga beras diakibatkan bahan baku gabah yang mulai menyusut. “Sebelumnya Rp 160 ribu per sak 15 kilogram beras premium. Sekarang kan baru masuk musim tanam lagi. Sekarang Rp 165 ribu," kata dia.

Selain itu, harga daging ayam juga merangkak naik. Sebelumnya, harga daging ayam Rp 18 ribu per kilogram, sedangkan dalam beberapa hari terakhir menjadi Rp 22 ribu per kilogram. []

Komentar

Loading...