PWI Pidie Keluarkan Pernyataan Sikap atas Tindakan Sekda Pidie yang Hina Wartawan

PWI Pidie Keluarkan Pernyataan Sikap atas Tindakan Sekda Pidie yang Hina Wartawan
Sekretaris PWI Pidie Amiruddin. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co—Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pidie mengeluarkan pernyataan sikap atas pelecehan profesi wartawan dan kekerasan verbal yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Mulyadi Yakob SPd MM terhadap salah seorang pengurus PWI Pidie, yang juga wartawan media siber beritakini.co, Firman Zubir.

“Walau berada di luar sistem politik formal, Pers merupakan pilar keempat demokrasi di samping eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Penghinaan terhadap wartawan yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Mulyadi Yakob SPd pada Firman Zubir, wartawan beritakini.co, yang juga salah seorang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pidie, adalah tindakan yang melawan UU Nomor 40 tentang Pers tahun 1999,” kata Sekretaris PWI Pidie Amiruddin kepada wartawan, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor PWI Pidie, di Sigli, Sabtu, 29 Desember 2018.

Amirruddin mengatakan, kata-kata yang tidak pantas tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan dan bentuk intimidasi atau kekerasan verbal.

“Firman Zubir, yang telah mengantongi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan, dilindungi oleh UU Nomor 40 tentang Pers tahun 1999,” katanya lagi. “Tindakan Sekda Pidie Mulyadi Yakob telah mencederai prinsip-prinsip kebebasan pers.”

Di samping itu, kata dia lagi, secara tidak langsung, Mulyadi Yakob juga diduga menghalang-halangi kerja jurnalistik dan melanggar UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Tindakan tersebut, sebutnya, dapat dikenai pasal pidana dan bisa duhukum penjara 2 tahun dan denda Rp 500 juta.

“Untuk itu, PWI Pidie menyatakan sikap. Pertama, meminta Mulyadi Yakob meminta maaf secara terbuka pada media cetak, media siber, dan media elektronik. Kedua, mendesak Gubernur Aceh mengambil tindakan tegas terhadap ASN yang diduga telah melanggar kode etik ASN RI, dan ketiga, meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan hukum atas tindakan tersebut,” tutup Amirruddin.

Firman Zubir, salah seorang pengurus PWI Pidie dan wartawan media siber beritakini.co mengatakan, semula ia mewawancarai Sekda Pidie Mulyadi Yakob ihwal wacana pengadaan mobil dinas baru bagi Bupati Pidie Roni Ahmad pada tahun anggaran 2019 mendatang.

“Tiba-tiba beliau mengeluarkan kata-kata kasar dan melecehkan saya dengan mengatakan saya bukan wartawan,” kata Firman, Sabtu, 29 Desember 2018.

Hingga berita ini diturunkan, sinarpidie.co belum memperoleh konfirmasi dari Sekda Pidie Mulyadi Yakob SPd MM. Yang bersangkutan tak menjawab panggilan telepon sinarpidie.co. []

Komentar

Loading...