Sejarah

Putroe Tsani di Sudut Gampong Reuntoh

·
Putroe Tsani di Sudut Gampong Reuntoh
Makam Putroe Tsani di Gampong Reuntoh, Kecamatan Delima, Pidie. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co--Dari Kota Sigli, waktu tempuh menuju ke makam Putroe Tsani di Gampong Reuntoh, Kecamatan Delima, Pidie, sekitar 25 menit berkendara. Jalan yang dilalui di Gampong Reuntoh, untuk sampai ke sudut di mana makam tersebut berada, merupakan jalan rabat beton dengan lebar sekira dua meter, yang telah tegelupas di sana-sini.

Bangunan itu polos tanpa disentuh cat dinding dan disangga 16 tiang beton. Berlantaikan keramik, luas bangunan tersebut sekira 8 x 7 meter. Kontruksinya menyerupai kontruksi meunasah-meunasah di gampong. Di tengah-tengahnya, pada makam Putroe Tsani, nisan dan ukiran-ukiran kuno tampak mencolok.

HM Zainuddin, dalam buku Tarich Atjeh dan Nusantara jilid I, menuliskan, Putroe Sani merupakan puteri Teungku di Bugeh Dajéng Mansur atau yang popular dikenal dengan panggilan Teungku Chik di Reubee. Putroe Sani merupakan istri pertama Sultan Iskandar Muda sebelum sang sultan menikahi Putri Kamaliah atau Putroe Phang. Putri mereka, Sultanah Safiatuddin, kelak menjadi menjadi pemimpin perempuan Kerjaan Aceh yang pertama.

“Teungku di Bugéh Reubee namanya Sjeh Daim gelar Daeng Mansjur turunan dari Abdullah Al Malifaul Amin dan Radja Abdul Djalil datang dari negeri Bugis,” tulis HM Zainuddin dalam buku Tarich Atjeh dan Nusantara jilid I.

Makam Putroe Tsani di Gampong Reuntoh, Kecamatan Delima, Pidie. (sinarpidie.co/Firdaus).

Muhammad Yusuf, 85 tahun, warga Gampong Reuntoh, Kecamatan Delima, Pidie, berkisah, berdasarkan penuturan orang-orangtua di gampong pada saat ia masih kecil, Sultan Iskandar Muda kala belia belajar mengaji di pondok pengajian Teungku Chik di Reubee. Iskandar Muda kelak dinikahkan dengan putri Teungku Chik di Reubee.

“Itu saya dengar di tahun-tahun 1950-an dari Cut Nek Putroe,” kata dia, Sabtu, 30 Maret 2019.

Kata Muhammad Yusuf lagi, di sekitar areal makam Putroe Sani dulunya merupakan Benteng Raja.

Sultan Iskandar Muda naik tahta pada 1607 dan berkuasa sampai 1636. []

Komentar

Loading...