Laporan mendalam

Proyek Aspirasi para Dewan Perwakilan Rakyat di Dinas Perkebunan dan Peternakan Pijay

·
Proyek Aspirasi para Dewan Perwakilan Rakyat di Dinas Perkebunan dan Peternakan Pijay
Lokasi yang disebut-sebut tempat sapi bantuan dan hibah disalurkan di Gampong Mesjid, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Sedikitnya terdapat 70 paket pengadaan barang dan jasa titipan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya untuk tahun anggaran 2018.

Proyek-proyek aspirasi itu terdiri dari pembangunan jalan terobosan, pembangunan jalan produksi, serak sertu, peningkatan jalan perkebunan, belanja bahan peralatan/ perlengkapan perkebunan, belanja modal pengadaan konstruksi/pembelian gedung gudang, belanja bahan/bibit tanaman, belanja obat/vaksin kesehatan hewan, belanja bibit ternak/induk, belanja barang hibah yang akan diserahkan kepada masyarakat, dan belanja bahan pakan ternak.

Total pagu anggaran untuk 70 paket tersebut ialah Rp 7, 8 milliar. Rata-rata pagu anggaran per paket, paling kecil Rp 50 juta dan yang paling besar Rp 200 juta.

Proses pengadaan seluruh paket tersebut, berdasarkan dokumen rencana umum pengadaan yang dihimpun sinarpidie.co, dilakukan melalui swakelola.

Lokasinya tersebar di gampong-gampong di Kecamatan Trienggadeng, Kecamatan Bandar Baru, Kecamatan Panteraja, Kecamatan Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, dan Bandar Dua.

sinarpidie.co menelusuri keberadaan beberapa paket pengadaan tersebut.

Bibit pinang

Muzakir, 46 tahun, warga Gampong Sagoe, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, semula tak mengingat lagi bahwa 40 bibit tanaman pinang yang pernah ia ambil di sebuah rumah anggota DPRK Pijay di gampong setempat merupakan bibit tanaman yang dibeli dengan APBK Pijay 2018.

“Sebelum bulan puasa saya ambil,” kata dia, Jumat, 7 September 2018. “Pengadaan Abon cari sendiri. Semua-semua sendiri.”

Deni, Ketua Kelompok Kumbang Jaya, kelompok tani yang menerima bantuan bibit tanaman pinang yang pagu anggarannya Rp 100 juta, itu, membenarkan apa yang dikatakan Muzakir.

“Penyalurannya sebelum bulan puasa. Satu kelompok, 25 anggota. Tapi kami baginya 40 bibit per orang, lebih seratus orang yang kami bagi. Jumlah bibit saya lupa. Dibagikan ke masyarakat, bukan anggota kelompok saja,” kata dia.

“Iya, 2018. Bibit pinang, ya. Ya, dana aspirasi. Dibagikan ke kelompok tani. Ya, ada 70 paket, betul. Tidak salah. Ada surat perjanjian, surat pernyataan, dengan kelompok tani tidak akan menjual ternak dan bibit. Aturan main sebenarnya tidak boleh dikelola oleh anggota DPR,” kata Burhanuddin SP, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya, Jumat, 7 September 2018, di kediamannya di salah satu gampong di Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

Ternak

Di Gampong Mesjid, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, sekurang-kurangnya, ada dua pengadaan, yakni belanja barang dan hibah yang diserahkan kepada masyarakat dengan pagu anggaran Rp 94 juta, dan pengadaan bibit ternak/induk dengan pagu anggaran Rp 100 juta.

Sulaiman Puteh, Keuchik Gampong Mesjid, menuturkan, dirinya hanya mengeluarkan rekomendasi untuk kelompok yang belakangan menerima bantuan tersebut.

“Ketua kelompoknya Ridwan Ahmad. Kalau tidak salah, bantuannya sapi, kandang, dan pakan,” kata dia, Sabtu, 8 September 2018. “Punya kelompok. Bukan diberikan kepada masyarakat melalui keuchik. Posisi lembunya di Gle Uboi.”

sinarpidie.co menyambangi lokasi tersebut. Namun, Ridwan Ahmad tidak berada di tempat tersebut. Yang terlihat di lokasi adalah sejumlah hand tractor dan alat berat. Di samping itu,  kandang kambing dan kandang sapi kosong melompong.

“Sedang kerja di kebun cokelat,” kata salah seorang yang ditemui sinarpidie.co di lokasi, Sabtu, 8 September 2018. "Ternaknya sedang dilepas."

Pengadaan tahun anggaran 2017

Pada tahun anggaran 2017, Dinas Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya menyalurkan bibit sapi sebanyak 50 ekor kepada Kelompok Tani di Gampong Pohroh, Kecamatan Meureudu. Pagu anggarannya: Rp 425 juta. Di tahun anggaran yang sama, dinas tersebut juga memiliki kegiatan pengadaan sapi sebanyak 69 ekor, yang pagu anggarannya Rp. 586.500.000.

Disebut-sebut 800 juta per dewan

Sumber sinarpidie.co yang identitasnya enggan dituliskan menyebutkan, terhitung sejak tahun anggaran 2017 hingga 2018, 25 anggota DPRK Pijay mendapat jatah dana aspirasi sebesar Rp 800 juta per orang. Sumber lain menyebutkan, masing-masing anggota dewan tersebut mendapat jatah Rp 1 miliiar. Namun, sinarpidie.co belum memverifikasi informasi tersebut. Jatah tersebut kemudian ditempatkan di sejumlah SKPK di Pidie Jaya.

“Terbanyak proyek aspirasi di Dinas Pertanian dan di Dinas Perkebunan dan Peternakan,” kata sumber sinarpidie.co, itu.

APBK Pidie Jaya tahun anggaran 2018 ialah sebesar Rp 1, 1 triliun, yang setidaknya ditempatkan pada 39 SKPK. Untuk belanja langsung sebesar Rp.791,98 M, sedangkan untuk belanja pegawai Rp 292,90 M dan non-pegawai  Rp 499,07 M.

Baca juga:

Sementara itu, belanja langsung sebesar 397, 56 M, untuk belanja pegawai Rp 23, 55 M dan belanja non-pegawai Rp 374 M.

Rp 374 M tersebut digelontorkan untuk modal Rp 173, 33 M dan pengadaan barang dan jasa sebesar Rp 173, 33 M.

Sekurang-kurangnya, ada 594 paket pengadaan barang, konstruksi, konsultasi, dan jasa lainnya yang sumber dananya berasal dari APBK Pidie Jaya 2018. [] 

 Reporter: Wahyu Puasana dan Firdaus

Komentar

Loading...