Polres Pidie Limpahkan Berkas Korupsi Dana Desa ke Jaksa, 2 Tersangka Ditahan

·
Polres Pidie Limpahkan Berkas Korupsi Dana Desa ke Jaksa, 2 Tersangka Ditahan
Dua tersangka telah berada Rutan Kajhu, Aceh Besar. Foto Ist.

sinarpidie.co--Polres Pidie, melalui Unit Tipikor Satreskrim, melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi dana gampong (DG) di Gampong Masjid, Kecamatan Muara Tiga, Pidie pada tahun anggaran 2017, ke kejaksaan.

Dalam berkas tersebut, penyidik Polres Pidie telah menetapkan dua tersangka yakni, Imran Bin Ibrahim yang menjabat sebagai Pj Keuchik Gampong Masjid dan Sulaiman Bin Nurdin yang menjabat sebagai bendahara.

“Penyidik Polres Pidie awalnya menetapkan satu tersangka pada 29 November 2018 yang menjabat sebagai Pj Keuchik Gampong Masjid, namun setelah dilakukan pengembangan, satu tersangka lagi ditetapkan pada 21 Maret 2019 yang menjabat sebagai bendahara gampong,” kata Kasatreskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi, Rabu, 19 Agustus 2019.

Selain dua tersangka, lanjut Mahliadi, barang bukti yang diserahkan juga berupa uang pengembalian senilai Rp 74. 700.000 dan dokumen pengelolaan APBG tahun 2017.

“Jumlah anggaran yang dikelola oleh Keuchik Imran dan Bendahara Sulaiman pada tahun anggaran 2017 Rp 886 juta. Setelah dilakukan penyelidikan serta dilakukan audit, ditemukan kerugian negara sebanyak Rp 141, 363. 154, 34. Kemudian, tersangka mengembalikan kerugian negara ke tim penyidik Polres Pidie pada 18 Febuari 2019 sebanyak Rp 74. 700.000 dan masih tersisa sebanyak Rp 66.663.154,” kata Mahliadi lagi.

Kasi Pidsus pada Kejaksaan Negeri Sigli, Naungan Harahap, SH MH, saat dikonfirmasi mengatakan, berkas yang diserahkan sudah lengkap dan kedua tersangka  dititip di rumah tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar.

“Rencana tindak lanjutnya sedang kita siapkan pelimpahan berkas persidangan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Kedua tersangka akan segera disidangkan,” kata Naungan Harahap. []

Komentar

Loading...