Petani Tambak di Gampong Ukee Keluhkan Pencamaran Sungai

·
Petani Tambak di Gampong Ukee Keluhkan Pencamaran Sungai
Kondisi sungai di Gampong Ukee, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie. Foto direkam Kamis, 18 Juli pagi tadi. Ist.

sinarpidie.co—Para petani tambak di Gampong Ukee, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, mengeluhkan aktivitas peternak ayam potong di gampong setempat yang membuang limbah ke sungai. Imbas dari pembuangan limbah kotoran ayam ke sungai membuat para petani tambak tidak bisa mengairi air sungai ke tambak.

“Kalau dipaksakan ikan bandeng dan udang yang ada di di dalam tambak bisa mati. Puluhan petani tambak akan merugi bila aktivitas pembuangan limbah dari usaha peternak ayam potong tidak teratur dan sesuai jadwal yang telah disepakati,” kata Fakhri H Hasballah, salah seorang petani tambak di gampong setempat, Kamis, 18 Juli 2019.

Keuchik Gampong Ukee, Fauzi mengatakan, para petani tambak kerap melaporkan aktivitas peternak ayam potong yang membuang limbah ke sungai. Padahal, kata dia, sebelumnya pihak peternak telah membuat pernyataan dengan petani tambak untuk menjaga jadwal pembuangan limbah ke sungai.

“Namun sekarang pernyataan tersebut tidak diindahkan lagi, sehingga para petani tambak merasa dirugikan dengan aktivitas peternak yang membuang limbah secara tidak beraturan. Dalam surat pernyataan telah disepakati beberapa poin, salah satunya, pihak peternak ayam potong bersedia menjaga waktu pengeluaran dan pemasukan air pada areal tambak yang ada kandang ayam untuk tidak menganggu usaha para petani tambak dan lingkungan,” kata Fauzi.

Sementara itu, Tuha Peut Gampong Ukee, Junaidi mengatakan, pihak peternak ayam seharusnya mematuhi poin-poin dalam surat pernyataan yang telah disepakati.

"Kalau pembuangan limbah terus dilakukan tanpa melihat jadwal yang telah ditentukan itu akan merugikan pihak petani tambak. Sudah ada beberapa orang yang melaporkan pada saya, dan saya lihat kenyataan dilapangan benar seperti yang dilaporkan, makanya perlu diberi peringatan oleh dinas terkait soal pembuangan limbah tersebut,” kata Junaidi.

Salah satu peternak ayam potong di Gampong Ukee, M Hasan, yang dikonfirmasi sinarpidie.co melalui telepon selular mengakui, pembuangan limbah ke sungai menganggu para petani tambak yang hendak memasukkan air ke tambak. Kata dia, ada enam pemilik usaha ayam potong di gampong tersebut.

“Sehingga limbahnya juga banyak. Memang iya kadang para petani tambak terganggu dengan limbah tersebut, tapi kadang ada peternak yang lupa menutup pintu air, dan kondisi mendadak harus dibuang limbahnya karena sudah terlalu bau,” kata M Hasan. []

Komentar

Loading...