Deklarasi Pemilu Damai

Penyelenggara Pemilu dan Peserta Pemilu 2019 di Pidie sepakat untuk Tidak Menyebar Berita Fitnah dan Hoax

Penyelenggara Pemilu dan Peserta Pemilu 2019 di Pidie sepakat untuk Tidak Menyebar Berita Fitnah dan Hoax
Deklarasi Pemilu Damai di Alun-Alun Kota Sigli. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Baik penyelenggara Pemilu di semua level, para calon yang diusung oleh partai politik peserta Pemilu, tim sukses, maupun masyarakat diminta untuk tidak menyebar fitnah, berita hoax dan isu-isu yang mengandung unsur provokatif lainnya dalam masa kampanye.

“Mari menjaga kedamaian, kesejukan dan keamanan bersama dalam menjalankan seluruh tahapan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019,” kata Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Muhammad Ali dalam sambutannya saat Deklarasi Pemilu Damai  di Alun-alun Kota Sigli, Sabtu 22 September 2018.

Di lain pihak, Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK mengatakan, ada tiga indikator keberhasilan Pemilu Damai. Pertama, partisipasi yang tinggi dari masyarakat. Kedua, tahapan-tahapan Pemilu berjalan dengan lancar, dan yang ketiga rendahnya angka sengketa Pemilu.

"Kami dari pihak Polri tetap netral tidak memihak. Tugas kami adalah mengamankan seluruh tahapan ini agar berjalan dengan damai, sejuk dan aman," katanya.

Dia juga mengajak semua pihak dalam kampanye nanti untuk tidak terprovokasi dan melakukan tindakan provokatif, baik secara individu maupun kelompok.

"Kalau ada pihak secara individu atau kelompok yang menganggu jalannya tahapan Pileg dan Pilpres silahkan dilaporkan pada aparat keamanan, dan akan di tindak sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya lagi.

Amatan sinarpidie.co kegiatan tersebut dihadiri oleh para caleg yang diusung partai politik peserta pemilu 2019 serta unsur Forkopimda dan ormas/OKP di Kabupaten Pidie.

Di akhir acara, Bupati Pidie Roni Ahmad mengajak semua unsur partai politik beserta penyelenggara Pemilu untuk foto bersama dengan saling bergandengan tangan, sebagai simbol komitmen terhadap kepatuhan hukum dalam menjalankan tahapan Pemilu.

Deklarasi Pemilu Damai tersebut diakhiri dengan pelepasan burung merpati putih.

Kampanye calon angota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden digelar terhitung sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

3.500 konten hoax

Polri mendeteksi pada Pemilu 2019 sedikitnya terdapat 3.500 konten penyebaran berita bohong atau hoax di media sosial.

"Data terakhir yang krusial ada 3.500 konten hoax," kata Kepala Biro Multimedia Division Humas Polri, Brigjen Budi Setiawan dalam diskusi Polemik Radio MNC Trijaya bertajuk Kampanye Asik, Damai, dan Anti Hoax di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 22 September 2018, seperti yang dilansir dari sindonews.com.

Tugas Polri, kata dia, salah satunya memberikan informasi yang benar terkait hoax itu.

Komentar

Loading...