Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Meunasah Blok Sawah Kandas

·
Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Meunasah Blok Sawah Kandas
Keuchik Gampong Blok Sawah Rizal SPd. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co--Pengadaan tanah untuk pembangunan meunasah Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, tahun anggaran 2018 dengan pagu anggaran Rp 900 juta kandas.

"Rencananya hendak beli tanah milik Nurbasyariah. Yang bersangkutan bertahan pada harga Rp 400 ribu per meter. Sudah dua tahun kita minta pada pemerintah. Belum ada persetujuan. Belum dibeli tanahnya," kata Keuchik Gampong Blok Sawah, Rizal SPd, Selasa, 1 Januari 2018.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pidie Muhammad Adam ST MT kepada sinarpidie.co mengatakan, batalnya pengadaan tanah tersebut karena tim penilai terhadap Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum tidak melakukan penilaian.

"Untuk lebih jelas hubungi Sekretaris Epi," kata dia via sambungan telepon selular, Selasa, 1 Januari 2019.

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pidie Teuku Epi Iswari belum bisa dihubungi. 

Sebagaimana diketahui, pemukiman warga Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, digusur untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli.

"40 rumah baru dibangun, sedangkan 80 rumah lainnya belum terbangun," kata Keuchik Gampong Blok Sawah, Rizal SPd.

Proyek Masjid Rugikan Negara 

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh terhadap LKPD Pemkab Pidie tahun anggaran 2017, tercatat, kerugian negara dalam pelaksanaan proyek pembangunan Masjid Al Falah (tahap V) pada tahun anggaran 2017 sebesar Rp 266.500.272,76. 

"Berdasarkan hasil analisis dokumen pertanggungjawaban dan cek fisik di lapangan tanggal 7 Mei 2018 bersama kontraktor pelaksana, PPTK dan konsultan pengawas diketahui total panjang Balok Lantai Uk. 30 x 60 cm adalah 1.483,18 m. Sehingga diperoleh volume sebanyak 209,13m 3 (1.483,18 x 0,30 x 0,47). Dengan demikian terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 266.500.272,76," demikian BPK Perwakilan Aceh. []

Reporter: Candra Saymima dan Diky Zulkarnen

Koreksi: Teuku Epi Iswari merupakan Kasi Penataan Lingkungan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pidie, bukan sekretaris.

Komentar

Loading...