Serba-serbi ramadhan

Parutan Kelapa Muda dalam Ie Bu Peudah

Parutan Kelapa Muda dalam Ie Bu Peudah
Hasballah, 64 tahun, warga Gampong Beureuleung, yang juga juru masak ie bu keudah. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Gampong Beuereuleung, Kecamatan Grong-Grong, Pidie merupakan sebuah gampong yang berjarak satu kilometer dari Pasar Grong-grong. Pada setiap Bulan Suci Ramadhan, masyarakat gampong tersebut melaksanakan tradisi memasak ie bu peudah.

Hasballah, 64 tahun, warga gampong setempat, yang juga juru masak ie bu peudah mengatakan, bertahun-tahun silam, saat menjelang bulan puasa, warga akan mengambil tanah liat di sawah beserta jerami untuk membuat dapur memasak ie bu peudah.

“Sekarang tidak menggunakan dapur dari tanah liat lagi, sudah dibuat dapur semen,” kata Hasballah pada sinarpidie.co pekan lalu.

Kata Hasballah, jelang memasuki bulan ramadhan, dirinya sudah mulai menyiapkan bahan untuk keperluan memasak ie bu peudah.

Bahan-bahannya sama seperti bahan ie bu on kayee, namun ie bu peudah memiliki tambahan parutan kelapa yang agak muda dan lada.

Baca juga:

“Khasiatnya bisa menjadi obat tolak angin, obat lambung dan lainnya,” kata Hasballah lagi.

Ie bu, dalam bahasa Indonesia, lazim disebut bubur kanji. []

Komentar

Loading...