Banner Stunting

Meski Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka, Bekas Kadispora Pidie masih Dibiarkan Berkeliaran

Meski Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka, Bekas Kadispora Pidie masih Dibiarkan Berkeliaran
Bekas Kepala Dinas Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pidie Arifin Rachmad. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co--Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Efendi SH MH akhirnya buka suara tentang kasus korupsi pengadaan tanah lapangan sepakbola dan trek atletik di Gampong Pante Garot, Kecamatan Indra Jaya, Pidie.

Penyidik Kejari Pidie telah menetapkan dua tersangka untuk kasus tersebut. Masing-masing tersangka adalah Bekas Kepala Dinas Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pidie Arifin Rachmad dan Ibrahim, swasta.

"Pada kasus ini, setelah Kejari melakukan permintaan audit BPKP ditemukan kerugian negara Rp 1, 1 M," kata dia dalam konferensi pers, Senin, 29 Oktober 2018 di kantor Kejari setempat di Sigli.

Tahap selanjutnya, kata dia, adalah merampungkan berkas perkara.

"Kami memohon pada pihak yang kami minta keterangan untuk tetap pro aktif, sehingga perkara ini sesegera mungkin kami limpahkan ke pengadilan untuk dilakukan penuntutan," ungkapnya lagi.

Meskipun berpotensi dijerat dengan pasal 2 ayat 1, pasal 3 Jo pasal 18 ayat 1 huruf a, b ayat 2, ayat 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan terancam penjara di atas lima tahun, kedua tersangka ini masih dibiarkan bebas berkeliaran.

Baca juga:

Kenduri Rp 1, 4 M dari Pengadaan Lapangan Bola di Pante Garot

"Saat ini tersangka belum ditahan karena ada alasan subjektif dan objektif dan tidak bisa kami sampaikan. Ini masih rahasia," kata dia lagi. "Kesimpulan kami saat ini baru dua orang yang menjadi tersangka, nanti perkembangannya akan kita lihat di persidangan."

Dia menyebutkan, fakta-fakta yang terungkap di persidangan juga akan menjadi rujukan pihaknya dalam mengembangkan kasus tersebut.

"Tidak tertutup kemungkinan terhadap akan adanya tersangka baru," tutupnya. []

Komentar

Loading...