Melawat ke Eropa, Wakil Bupati Pidie Presentasikan Komitmen Pemkab setempat terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup

·
Melawat ke Eropa, Wakil Bupati Pidie Presentasikan Komitmen Pemkab setempat terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, menyampaikan presentasinya, Kamis, 6 Desember 2018, di hadapan para delegasi konferensi internasional, Conference of Party (COP) ke-24 di Katowice, Polandia. Foto IST.

sinarpidie.co—Pidie terpilih sebagai salah satu dari dua kabupaten di Indonesia yang mempresentasikan inisiatif dan inovasinya dalam upaya pengendalian perubahan iklim melalui dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) Pidie No. 12/2018 yang mengatur penggunakan dana desa untuk perlindungan lingkungan dan hutan, dalam konferensi internasional perubahan iklim: Conference of Party (COP) ke-24 di Katowice, Polandia.

“Sekitar 33% kawasan tutupan hutan Sumatera berada di Aceh dengan luas 3,3 juta hektar dan 80 persennya adalah kawasan hutan lindung. Hutan hujan tropis Aceh juga menjadi rumah bagi sejumlah satwa langka endemik Sumatra di antaranya orangutan, harimau, gajah dan badak. Sementara itu, 68% wilayah Pidie adalah hutan dan 487 desa di Pidie berada di sekitar kawasan hutan. Pidie juga menjadi hulu bagi sebelas Daerah Aliran Sungai di Aceh, di mana enam DAS mengalir dan berhilir ke kabupaten lain,” kata Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, Kamis, 6 Desember 2018, di hadapan para delegasi konferensi internasional, itu. “Desa adalah wilayah yurisdiksi terendah di Indonesia dan berada di garis terdepan dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Oleh karena itu masyarakat perlu dilibatkan dan diedukasi akan pentingnya menjaga hutan dan melakukan kegiatan pembangunan yang memperhatikan lingkungan.”

Dalam siaran pers yang diterima sinarpidie.co, Sabtu, 8 Desember 2018, Fadhlullah juga menuturkan, potensi dana desa Pidie sebagai salah satu sumber daya pembangunan desa cukup besar. Setiap desa di Pidie menerima dana desa Rp 1 miliar pada tahun 2018 dan menjadi penerima dana desa terbesar kedua setelah Aceh Utara.

Besarnya potensi dana desa ini serta pentingnya hutan bagi masyarakat Pidie, kata dia lagi, telah memotivasi kepemimpinan Pidie saat ini untuk mengeluarkan Perbup tentang dana desa untuk lingkungan dan hutan.

“Oleh karena itu, kami mendorong masyarakat agar merancang pembangunan desa yang memperhatikan potensi dan kondisi desa,” ujarnya.

Dua rekomendasi yang diusulkan oleh Kabupaten Pidie dalam penggunaan dana desa, antara lain, terkait aspek alokasi dengan menambahkan indikator ekologi ke dalam alokasi dana desa dari kabupaten ke desa. Kedua, terkait aspek distribusi dan penggunaan dana desa yang mendorong desa untuk memprioritaskan penggunaan dana desa bagi perlindungan hutan dan lingkungan dan mendorong perencanaan pembangunan desa yang menyelaraskan antara kebutuhan sosial-ekonomi dengan kebutuhan lingkungan desa.

Penyusunan Perbup ini didukung oleh Support to Indonesia’s Climate Change Response – Technical Assistance Component (SICCR-TAC) yang didanai oleh Uni Eropa. Proyek ini dilaksanakan di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Mantan Kepala Bappeda Pidie Muhammad Adam ST MT (dua kanan) bersama Wakil Bupati Pidie Fadhullah TM Daud,  saat menjadi narasumber Talkshow Support to Indonesia's Climate Change Response - Technical Assistance Component (SICCR-TAC) pada Festival Iklim 2018 yang digelar di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Jakarta, Rabu 17 Januari 2018. Foto IST.

Kehadiran Wakil Bupati Pidie Fadhullah TM Daud bersama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh pada COP ke-24 di Polandia difasilitasi oleh EU/SICCR-TAC.

Konferensi ini diselenggarakan setiap tahun oleh Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang tahun ini dihadiri sekitar 30 ribu delegasi dari 200 negara. Dalam forum yang difasilitasi oleh Utusan Khusus Kepresidenan untuk Pengendalian Perubahan Iklim. Mewakili Indonesia, Wakil Bupati Pidie bersanding dengan Bupati Gorontalo, Wakil Walikota Katowice Polandia, Climate Works Australia dan ICLEI South Asia.

Selain itu, lawatan Fadhullah tersebut juga untuk mempresentasikan upaya Aceh dan inisiatif Pidie dalam mendukung pelaksanaan NDC Indonesia, juga untuk menghadiri pertemuan Governors’Climate and Forests Task Force (GCF) pada 10 Desember mendatang. GCF merupakan salah satu forum internasional yang juga digagas oleh Pemerintah Aceh sebagai bentuk komitmen untuk menjaga hutan dan mengendalikan perubahan iklim. []

Komentar

Loading...