Konflik Lahan

LBH Banda Aceh Catat 3.334 ha Lahan Kelola Masyarakat Dirampas dan Satu Kampung masuk HGU Perusahaan

·
LBH Banda Aceh Catat 3.334 ha Lahan Kelola Masyarakat Dirampas dan Satu Kampung masuk HGU Perusahaan
Workshop “Urgensi Kewenangan Pertanahan Aceh”, Kamis, 27 Desember 2018 kemarin, di Banda Aceh. (sinarpidie.co/Syahrul).

sinarpidie.co—Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh mencatat, terdapat 72 konflik pertanahan sejak tahun 2007 hingga 2018. Data konflik pertanahan ini dikumpulkan LBH Banda Aceh dengan tiga cara, yaitu in put melalui jaringan LSM, in put media, dan berdasarkan laporan langsung masyakarat ke LBH Banda Aceh.

“Permasalahan atau konflik pertanahan di Aceh mencuat setelah tsunami Aceh, karena sebelum tsunami, kondisi Aceh dalam keadaan konflik bersenjata. Jadi tidak ada yang berani melawan jika tanahnya dirampas,” kata Mustiqal, Direktur YLBHI-LBH Banda Aceh, dalam workshop “Urgensi Kewenangan Pertanahan Aceh”, Kamis, 27 Desember 2018 kemarin, di Banda Aceh.

Jika dirunut, kata Mustiqal, konflik tanah di Aceh sebenarnya kebanyakan telah terjadi sejak tahun 1970-an.

“Pada saat itu masyarakat korban tidak berani melawan. Ada beberapa kelompok masyarakat korban yang mencoba melawan ketika di lahannya tiba-tiba keluar izin, tetapi mereka diculik, dikriminalisasi ada yang hilang, meninggal, dan ada yang kembali dengan keadaan cacat,” ungkap Mustiqal.

Dampingi kasus

Mustiqal juga menyampaikan, LBH Banda Aceh saat ini sedang mendampingi lima kasus konflik lahan. Dari lima kasus tersebut, sebutnya, masyarakat kehilangan 3.334 hektare lahan wilayah kelola mereka dan ditambah satu perkampungan warga yang tiba-tiba lokasinya berada dalam kawasan perkebunan akibat terbitnya HGU dan masyarakat terancam diusir.

“Selain kehilangan lahan wilayah kelola mereka dalam lima kasus tersebut, juga terdapat 58 masyarakat yang dikriminalisasi. Harapan kita dengan ada Dinas Pertanahan Aceh, akan memangkas proses penyelesaian konflik pertanahan di Aceh,” kata dia. []

Reporter: Syahrul

Komentar

Loading...