Serba-serbi ramadhan

Lambai Laris Manis di Pasar Ulee Glee

·
Lambai Laris Manis di Pasar Ulee Glee
Pedagang di Pasar Ulee Glee. (sinarpidie.co/Bob).

sinarpidie.co-- Ruas jalan di pasar Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, mulai macet sekira pukul 17.00 WIB atau sesudah Ashar lantaran pemburu takjil mulai berdatangan ke pasar tersebut, Sabtu, 11 Mei 2019.

"Di sini pembelinya mulai berdatangan sekitar jam-jam lima. Kebanyakan panganan yang diminati kue-kue basah," ungkap Wahyuni atau yang biasa diakrab disapa Kak Ni, pedagang panganan di lapak pasar Ulee Glee, Sabtu, 11 Mei 2019.

Untuk harga per panganan yang ditawarkan oleh para pedagang bervariasi, mulai dari Rp 1000, Rp 2000, hingga Rp 5000.

Di antara banyak penganan yang disajikan para pedagang di Ulee Glee, lambai atau sambai peugaga yang terbuat dari 44 macam dedaunan merupakan jajanan yang paling cepat habis di pasaran.

"Sudah habis tadi jam lima," kata Nurjannah alias Nek Jah, penjual lambai di pasar tersebut.

Di Ulee Gle, lambai hanya ada di lapak Nek. Dan lambai hanya ada pada setiap bulan Ramdhan saja.

Amatan sinarpidie.co, jumlah lapak di Ulee Glee lebih kurang 56 lapak, sedangkan di titik lain, seperti Ulim sekitar 31 lapak. Sementara di jalan Iskandar Muda Kota Meureudu, sekitar 80 lapak, di Trienggadeng 25 lapak, dan di Keude Leungputu sekitar 38 lapak.

Untuk setiap lapak, retribusi yang diambil oleh haria pasar sebanyak Rp 5000 per lapak.

"Masih seperti biasa, per lapak diambil Rp 5000," kata Renaldi, penjual penganan berbuka puasa di pasar Ulee Glee.

Sementara, terkait dengan peningkatan volume sampah di Bulan Ramadhan, Kepala Dinas Lingkungan hidup Pijay, Syukri Itam, kepada sinarpidie.co, Sabtu 11 Mei 2019 mengatakan, pihaknya tak menyiapkan penambahan armada pengangkut sampah.

"Iya volume sampahnya mengalami peningkatan. Untuk pembersihannya dilakukan seperti biasa, tidak ada penambahan armada," kata Syukri Itam. []

Komentar

Loading...