KIP Pijay Akan Tetapkan Caleg Terpilih pada 13 Agustus Mendatang

·
KIP Pijay Akan Tetapkan Caleg Terpilih pada 13 Agustus Mendatang
Kantor KIP Pijay. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Gampong Paru Keude (Dapil 3 DPRK Pidie Jaya), Kecamatan Bandar Baru, yang dimohonkan DPC PBB Pidie Jaya.

Untuk itu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya, dalam waktu dekat akan segara menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih.

"Penetapan caleg terpilih paling lama lima hari setelah salinan putusan itu kita terima. Kita akan melaksanakan penetapan pada lebaran ketiga atau 13 Agustus," kata Iskandar SSos, Ketua KIP Pijay, kepada sinarpidie.co, Jumat, 9 Agustus 2019.

Untuk diketahui, PBB memohonkan dilakukan PSU karena adanya dugaan kecurangan di delapan TPS Gampong Paru Keude berdasarkan rekomendasi dari Panwaslih. Namun, rekomdasi  PSU dari Panwaslih Pijay tidak indahkan oleh pihak KIP Pidie Jaya.

"Ditolak oleh MK karena kekurangan alat bukti di lapangan. Saksi PBB sendiri tidak mempermasalahkan, mereka terima dan ikut menandatangani," kata Fajri, Ketua Panwaslih Pijay.

Lanjutnya, rekomendasi yang dikeluarkan pun pada saat hari terakhir, yaitu hari kesepuluh setelah hari pemungutan suara.

"Karena laporan dugaan kecurangan yang terjadi di TPS tersebut terlambat dilaporkan kepada pihak  Panwas. Dan dugaan kecurangan mencoblos lebih dari satukali pun tidak cukup bukti. Surat suara apa yang dicoblos, apakah presiden, atau DPR, tidak dapat dijelaskan," ujar Fajri. []

Komentar

Loading...