Kemenpora Gagal Bangun Sport Center di Pidie

Ketua Komisi D DPRK Pidie: Eksekutif tak Pernah Koordinasi terkait Usulan Pembangunan Sport Center di Pidie

·
Ketua Komisi D DPRK Pidie: Eksekutif tak Pernah Koordinasi terkait Usulan Pembangunan Sport Center di Pidie
Kawasan sport center Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Sumber foto: hallobogor.com.

sinarpidie.co--Ketua Komisi D DPRK Pidie, Samsul Bahri, mengatakan, pihak eksekutif tidak pernah berkoordinasi dengan pihaknya terkait usulan kegiatan pembangunan sport center di Pidie.

“Hingga saat ini, saya sebagai ketua Komisi D, tidak tahu apa-apa tentang kegiatan itu. Kami kecewa dengan ketertutupan Pemkab Pidie. Selama ini, banyak informasi yang ditutup. Seolah kami bukan mitra,” kata Samsul Bahri, Jumat, 15 Februari 2019 pada sinarpidie.co.

Informasi yang dihimpun sinarpidie.co, usulan pembangunan sport center di Pidie diajukan pada 2017 lalu dengan lokasi di seputaran Kota Sigli. Total usulan anggaran yang rencananya akan dikerjakan multi years atau anggaran tahun jamak senilai Rp 15 miliar.

Setelah diusulkan dan masuk dalam daftar tunggu di Kementerian Pemuda dan Olah Raga, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pemerintah kabupaten penerima manfaat, salah satunya, adanya sertifikat kepemilikan lahan dan ini yang tak dapat dipenuhi, sehingga kegiatan tersebut dicoret di Kementerian Pemuda dan Olah Raga dengan Satuan Kerja Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

Diberitakan sebelumnya, rencana Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), dengan satuan kerja Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, membangun sport center di Pidie senilai Rp 2, 63 miliar menggunakan APBN tahun anggaran 2018 kandas. 

Baca juga:

Selain menyiapkan anggaran sebesar Rp 2, 63 M untuk jasa konstruksi pembangunan sport center di Pidie, Kemenpora juga sudah menyiapkan anggaran untuk jasa konsultan perencana sebesar Rp 140 juta dan jasa konsultan pengawas sebesar Rp 99 juta. []

Komentar

Loading...