Serba-serbi ramadhan

Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Waspadai Cacar Monyet

·
Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Waspadai Cacar Monyet
©CDC's Public Health Image Library via merdeka.com

sinarpidie.co--Kementerian Kesehatan, melalui Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, telah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan importasi penyakit cacar monyet atau monkeypox pada dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), rumah sakit, dan puskesmas.

”Daerah paling dekat dengan Singapura adalah Batam. Jadi, kami imbau dinkes dan UPT Kemenkes di sana (KKP, rumah sakit, dan puskesmas) untuk waspada. Terutama KKP yang jadi pintu keluar-masuk warga negara Singapura,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono, seperti dikutip dari Kompas, edisi Kamis, 16 Mei 2019.

Sebelumnya, virus ini sekalipun belum pernah ditemukan di Asia hingga dalam beberapa waktu belakangan ini kasus cacar monyet dilaporkan terjadi di Singapura. Seseorang warga negara Nigeria yang tiba di Singapura akhir April lalu disebut positif mengidap penyakit ini.

Masih dikutip dari Kompas, umumnya, negara-negara terjangkit cacar monyet tersebar di Afrika Tengah dan Afrika Barat, seperti Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Nigeria, Ivory Coast, Liberia, Sierra Leone, Gabon, dan Sudan Selatan.

Cacar monyet merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan ke manusia melalui binatang, seperti monyet, tikus Gambia dan tupai.

“Penularan pada manusia dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari binatang yang tertular virus, atau mengonsumsi daging binatang yang sudah terkontaminasi. Namun, sangat jarang ditemukan kasus penularan dari manusia ke manusia,” demikian dikutip dari detik.com, Rabu 15 Mei 2019. “…Masa inkubasi atau interval dari infeksi sampai timbulnya gejala penyakit cacar monyet biasanya memakan waktu 6 hingga 16 hari, tetapi juga dapat berkisar dari 5 hingga 21 hari. Gejala yang timbul berupa demam, sakit kepala hebat, limfadenopati atau pembesaran kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot dan lemas. Ruam pada kulit muncul pada wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.”

Komentar

Loading...