Nasional

Kartu Nikah Bakal Ganti Fungsi Buku Nikah

Kartu Nikah Bakal Ganti Fungsi Buku Nikah
Kartu nikah. Sumber foto: detik.com/ Dok. Kemenag.

sinarpidie.co--Kementerian Agama (Kemenag), melalui Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas) akan menerbitkan kartu nikah.

“Kartu nikah dimulai pada akhir November 2018. Mereka yang menikah akan mendapat buku serta kartu nikah. Suami dan istri masing-masing mendapat satu kartu nikah. Adapun untuk 2019 nanti, pemerintah menargetkan mencetak dua juta kartu nikah,” demikian dikutip dari detik.com.

"Buku Nikah dan Kartu Nikah yang akan diberikan kepada pasangan nikah diberi kode QR yang dapat dibaca dengan menggunakan barcode/QR scanner yang tersambung dengan aplikasi simkah untuk mengatasi maraknya pemalsuan buku nikah," kata Dirjen Binmas Islam Muhammadiyah Amin, dilansir dari detik.com.

Kartu nikah, kata Amin, dilatarbelakangi oleh inovasi karena era digital. Alasan selanjutnya, kata dia, akibat marak pemalsuan, maka Simkah Web (Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Wabsite) dapat digunakan untuk meminimalisir pemalsuan buku nikah.

“Lalu kartu nikah ini bersinergi dengan data-data kependudukan antara lain nama, alamat dan dll,” kata dia, dilansir dari republika.co.id.

Nantinya, kartu nikah benar-benar menggantikan peran buku nikah pada 2020. "Kita rencanakan 2020 buku nikah sudah tidak dipakai," tutur Amin.

Komentar

Loading...