Ini Jumlah Titik Pengungsian dan Kebutuhan Mendesak Korban Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

·
Ini Jumlah Titik Pengungsian dan Kebutuhan Mendesak Korban Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah
Dampak gempa di Sulawesi Tengah. Sumber foto: detik.com.

sinarpidie.co—Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) merinci, hingga Rabu 3 Oktober 2018 pukul 07.00 WIB, terjadi 362 kali gempa bumi susulan pasca-gempa besar mengguncang Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018 pada pukul 17.02 WIB. Gempa berkekuatan 7,4 SR itu memicu tsunami.

"Gempa susulan masih terus terjadi. Sampai hari ini pukul 07.00 WIB, terjadi gempa susulan 362 kali, sedangkan gempa yang dirasakan 12 kali," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Rabu 3 Oktober 2018 seperti dilansir dari kompas.com, Rabu, 10 Oktober 2018.

141 titik pengungsian

Dikutip sinarpidie.co dari Koran Tempo, edisi Kamis, 4 Oktober 2018, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 70.821 orang mengungsi di 141 titik pengungsian.

“Jumlah ini dapat bertambah setelah banyak warga yang kembali ke Kota Palu dari wilayah perbukitan,” demikian Koran Tempo.

Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 1.407 dan korban luka berat 2.549. Korban hilang dinyatakan sebanyak 113 dan yang tertimbun 152 orang.

“Rumah rusak: 65.773,” demikian masih dikutip dari Koran Tempo.

Kebutuhan mendesak

Sementara itu, dikutip dari news.okezone.com, Rabu, 3 Oktober 2018, beberapa kebutuhan mendesak diungkapkan langsung oleh korban, relawan, BNPB dan pemerintah, beberapa di antaranya, makanan dan minuman, obat-obatan, pakaian dan kebutuhan perempuan, dan alat berat.

“Selain itu, tandu, dan kantung jenazah juga dinilai penting di saat jumlah korban tewas terus dinyatakan bertambah,” demikian news.okezone.com.

Komentar

Loading...