Klik Tambang

Gugatan Mantan Keuchik Gampong Balee Musa Ditolak PTUN Banda Aceh

·
Gugatan Mantan Keuchik Gampong Balee Musa Ditolak PTUN Banda Aceh
Sumber ilustrasi: okezone.com.

sinarpidie.co -- Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh menolak gugatan mantan Keuchik Gampong Balee Musa, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Marzuki, 41 tahun, yang menggugat Surat Keputusan (SK) Bupati Pidie Jaya nomor 179 tentang pemecatan dirinya sebagai keuchik. 

Muslim Khadri SSTP, Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Pidie Jaya mengatakan, gugatan Marzuki tentang pemecatan dirinya berdasarkan SK Bupati  Pidie Jaya, yang ditandatangani Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi, ditolak untuk seluruhnya oleh majelis hakim PTUN Banda Aceh.

"Iya, gugatan mantan Keuchik Marzuki ditolak," kata Muslim, Jumat, 18 Oktober 2019.

Kendati demikian, kata dia, pihaknya sebagai kuasa tergugat belum menerima salinan putusan  tersebut.

Terpisah, mantan Keuchik Gampong Balee Musa, Marzuki, sebagai penggugat dalam perkara tersebut membenarkan, gugatan yang dilayangkan olehnya tidak dikabulkan majelis Hakim PTUN Banda Aceh.

"Dibilang kuasa hukum bahwa gugatan saya kalah, tapi salinan putusannya belum dikirim," ujar Marzuki.

Ditanyai sinarpidie.co, apakah dirinya akan melakukan upaya banding, Marzuki menjawab, "Dirinya putusan tersebut."

Diberitakan sebelumnya, pemberhentian Marzuki sebagai keuchik berdasarkan usulan Tuha Peuet Gampong karena ia diduga telah melanggar sumpah sebagai keuchik. Marzuki disebut menyelewengkan dana Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dan dana bantuan gempa, yang berdasarkan hasil audit Inspektorat Pidie Jaya, ditemukan kerugian negara mencapai Rp 130 juta lebih. Namun, setelah temuan tersebut, Marzuki telah mengembalikan dana tersebut.[]

Komentar

Loading...