Empat Caleg DPRK Pidie Terpilih Belum Laporkan LHKPN ke KPK

·
Empat Caleg DPRK Pidie Terpilih Belum Laporkan LHKPN ke KPK
Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019 tingkat kabupaten di Gedung DPRK Pidie pada awal Mei 2019 lalu. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Empat Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Pemilu 2019 terpilih belum melaporkan laporan harta kekayaan penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keempat Caleg tersebut masing-masing dua dari Partai Gerindra dan dua dari Partai Demokrat.

Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie, yang juga Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Fuadi Yusuf, mengatakan, tanda terima telah melaporkan LHKPN harus diserahkan ke KIP Pidie paling telat setelah tujuh hari dilakukan penetapan.

“Setelah tujuh hari penetapan, caleg terpilih yang tidak menyerahkan tanda terima pelaporan harta kekayaan ke KIP Pidie tidak akan diusulkan namanya untuk dilakukan pelantikan,” kata Fuadi kepada wartawan, Senin, 1 Juli 2019 “Dalam Pasal 37 ayat 3 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 disebutkan bahwa, dalam hal calon terpilih tidak menyampaikan tanda terima pelaporan harta kekayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh, dan KPU/KIP Kabupaten/Kota tidak mencantumkan nama yang bersangkutan dalam pengajuan nama calon terpilih yang akan dilantik kepada Presiden, kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang dalam negeri, dan Gubernur.”

Lebih lanjut Fuadi menginformasikan, jadwal penetapan 40 Caleg DPRK Pidie terpilih akan dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2019 di gedung DPRK Pidie, sedangkan pelantikan caleg terpilih hasil pemilu 2019 dijadwalkan pada tanggal 26 Agustus 2019.

“Nama-nama caleg terpilih hasil Pemilu 2019 setelah ditetapkan akan diusulkan kepada gubernur melalui bupati untuk di SK-kan,” kata Fuadi lagi. []

Komentar

Loading...