Klik Tambang

Dua Guci di Masjid Teungku Chik di Pasi

·
Dua Guci di Masjid Teungku Chik di Pasi
Yusuf Ben Ishak, 80 tahun. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Masjid Guci Rumpong atau Masjid Teungku Chik di Pasi, yang dibangun oleh Haji Abdussamad (sebagian mengatakan nama aslinya Abdussalam) atau yang lebih dikenal Tgk Chik di Pasi, terletak di Gampong Guci Rumpong, Kecamatan Peukan Baro, Pidie. Masjid berkonstruksi kayu yang berukuran 12 x 12 meter tersebut masih berdiri kokoh meski Tgk Chik di Pasi diperkirakan hidup pada abad ke-17 masehi.

Di dalam masjid tersebut, terdapat purieh (bambu) yang sudah mulai lapuk dimakan usia. Bambu tersebut dulunya digunakan muazin untuk naik ke atas saat sang muazin hendak mengumandangkan azan.

Yusuf Ben Ishak, 80 tahun, warga gampong setempat, mengatakan, peninggalan Tgk Chik di Pasi yang paling fenomenal ialah dua buah guci rumpong, batee siprok, seureumbek (Alquran tulis tangan) dan tongkat kayu.

Guci rumpong selalu penuh dengan air. Kata Yusuf lagi, warga percaya air dalam guci rumpong itu berkhasiat untuk menyembuhkan  pelbagai penyakit, bahkan banyak juga warga yang melepas nazar di masjid tersebut

“Biasanya hari Senin dan Kamis banyak orang yang melepas nazar ke masjid ini,” kata Yusuf pada sinarpidie.co, Sabtu, 3 November 2019.

Yusuf berkisah, dua guci rumpong peninggalan Tgk Chik di Pasi itu pernah saling menabrakkan diri "sehingga, mulut guci tersebut dinamakan rumpong atau pecah. Oleh karena itu dinamakanlah Masjid Guci Rumpong".

Dua guci rumpong peninggalan Tgk Chik di Pasi. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

“Ada banyak peninggalan lain yang berbentuk tradisi yang masih dijalan hingga hari ini, seperti tradisi khanduri blang dan khanduri di irigasi menjelang turun sawah “ kata Yusuf.

Menurut Yusuf, ayah Tgk Chik di Pasi, Tgk Syeh Burhanudin, mempunyai lima anak:  Tgk Syik Di Pasi, Tgk Raden Bambi, Tgk Seuleue di Banda Aceh, Tgk Juhud di Peudada Biruen, dan Cut Fatimah.

“Makam ayah Tgk Chik Di Pasi, Tgk Syeh Burhanudin terletak di Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, sedangkan makam Tgk Syik Pasi terletak di Pasi Ie Leubeu, Kecamatan Kembang Tanjong,” kata Yusuf.

Qismullah Yusuf dalam makalahnya Etno Scientist and Technologists Melayu Aceh menuliskan, irigasi dan tambak ikan yang ada di Tiro, Pasi Lhok, dan Kuala Sigli, tonggak pembangunannya ada pada sosok Tgk Chik di Pasi, yang kemudian diteruskan cucunya, Teungku Chik Trueng Campli dan keponakannya, Teungku Chik di Reubee. Di bagian Barat Pidie, dari Tiro, Garot hingga ke Padang Tiji dikerjakan atas prakarsa Teungku Chik di Reubee. []

Komentar

Loading...